comscore

UNJ Tambah 3 Guru Besar dari FE dan FBS

Citra Larasati - 14 Desember 2021 11:22 WIB
UNJ Tambah 3 Guru Besar dari FE dan FBS
Pengukuhan tiga guru besar UNJ. Foto: Dok. UNJ
Jakarta:  Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengukuhkan tiga guru besar yang berasal dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Ekonomi (FE).  Acara pengukuhan tiga guru besar UNJ ini dilaksanakan secara terbatas untuk yang luring dan diadakan secara hybrid.

Ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Prof. Dr. Drs. Muchlas Suseno, M.Pd.  Muchlas dikukuhkan sebagai guru besar Bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan.  Kedua guru besar lainnya dari Fakultas Ekonomi yakni Prof. Dr. Dra. Cory Yohana, M.M. dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan dan Prof. Dr. Siti Nurjanah, S.E., M.Si. dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen.
Muchlas Suseno menyampaikan orasi berjudul “Literasi Asesmen Bahasa: Urgensi dan Implikasinya pada Pemberdayaan Guru Bahasa Inggris”.  Ia menjelaskan bahwa sejalan dengan transisi metodologi pengajaran Bahasa dari metodologi lama, menekankan pada pengetahuan struktural ke metodologi baru yang berfokus pada keterampilan komunikasi.

Maka asesmen bahasa pun harus berubah. Oleh karena itu, menurutnya penting untuk mengetengahkan literasi asesmen Bahasa bagi guru Bahasa Inggris. Literasi Asesmen Bahasa (LAB) mencakup tiga komponen penting, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan prinsip-prinsip yang mendasari LAB.

Orasi berikutnya disampaikan Corry Yohana yang menyampaikan judul  “Peranan Perguruan Tinggi dalam Penerapan Kampus Merdeka Program Kewirausahaan”. Menurutnya, kewirausahaan sangat penting bukan saja bagi mahasiswa itu sendiri tetapi juga bagi ketahanan ekonomi suatu negara.

Baca juga: Rektor Unair: Riset Guru Besar Harus Dihilirisasi Jadi Produk

Sementara itu, Kampus Merdeka merupakan suatu cara yang dapat meningkatkan peluang seorang mahasiswa untuk dapat menjadi seorang wirausahawan. Dalam konteks MBKM ini, perguruan tinggi dapat mengambil momentum dan memaksimalkan peranannya dalam menghadirkan mahasiswa yang berjiwa entrepreneur dalam rangka penguatan ekonomi nasional.

Orasi terakhir disampaikan Siti Nurjanah yang mengangkat judul “Managing Quality: Solusi Ketimpangan Ekonomi dan Pendidikan Indonesia”. Menurutnya, judul ini diangkat atas dasar kegelisahan intelektual sebagai seorang akademisi terhadap capaian tujuan pembangunan nasional dan pembangunan berkelanjutan (Social Development Goals/SDGs) dalam dimensi pendidikan dan ekonomi di Tanah Air.

Menurut Siti, sangat penting mengetengahkan managing quality dalam arti yang luas dan dikembalikan pada tujuan bernegara berbangsa.

Rektor UNJ, Komarudin mengucapkan selamat kepada tiga guru besar yang baru dikukuhkan atas kontribusi keilmuan dan pencapaian jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan. Semoga segala capaian yang telah kita raih saat ini menjadi kemaslahatan bagi UNJ dalam mengemban misi pendidikan di negeri ini.

“Itulah sumbangsih dari ketiga guru besar yang dikukuhkan hari ini.  Sedangkan apa yang kita rencanakan, mudah-mudahan Allah SWT memberikan jalan lapang bagi kita dalam merealisasikan seluruh harapan tersebut, khususnya dalam mewujudkan UNJ sebagai kampus yang bereputasi di kawasan Asia. Aamiin.” Tutup Komarudin.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id