Mahasiswa Diminta Swab Test Sebelum Kuliah Tatap Muka

    Ilham Pratama Putra - 02 Desember 2020 18:30 WIB
    Mahasiswa Diminta Swab Test Sebelum Kuliah Tatap Muka
    Ilustrasi swab test. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Mahasiswa yang ingin mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau kuliah tatap muka wajib memastikan dirinya dalam kondisi sehat. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengatakan, mahasiswa bisa melakukan swab test untuk memastikan kesehatannya.

    "Bisa melakukan swab test atau tes usap," terang Nizam dalam webinar terkait Surat Edaran Pembelajaran Selama Masa Pandemi Covid-19, Rabu, 2 Desember 2020.

    Utamanya, mahasiswa yang datang dari luar daerah. Jika swab test dirasa terlalu mahal, mahasiswa dapat melakukan isolasi mandiri sebelum memulai perkuliahan.

    "Atau yang lebih murah adalah datang ke kota tempat kampus itu berada dan melakukan itu isolasi mandiri selama 14 hari," ujar Nizam.

    Baca juga:  Jurusan Langka Ini Makin Laris, Cuma Ada di Undip dan ITB

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi mahasiswa tersebut sehat dan tidak menjadi sumber penularan bagi teman-temannya. Selain itu, jika mahasiswa memiliki penyakit penyerta atau komorbid, Nizam menyarankan agar mahasiswa tersebut sebaiknya mengikuti pembelajaran daring.

    "Kalau tidak, sebaiknya mengikuti pembelajaran secara daring saja," tegas Nizam.

    Pemerintah telah memberikan izin bagi satuan pendidikan untuk menggelar PTM pada semester genap mendatang atau Januari 2020. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. 

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id