Kongres Berkebaya Nasional 2021 Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

    Antara - 06 April 2021 20:38 WIB
    Kongres Berkebaya Nasional 2021 Hasilkan Sejumlah Rekomendasi
    Ketua Panitia KBN 2021, Lana T Koentjoro. Foto: Tangkapan layar Zoom



    Jakarta:  Kongres Berkebaya Nasional (KBN) 2021 yang digelar secara daring pada 5 - 6 April 2021 menghasilkan sejumlah rekomendasi.  Rekomendasi ini salah satunya untuk menyukseskan upaya mendorong ditetapkannya kebaya sebagai warisan budaya atau kekayaan tak benda oleh UNESCO.

    “Dalam 1,5 tahun ke depan Kongres Berkebaya Nasional 2021 akan konsisten terus menyusun dan membuat langkah-langkah untuk menyukseskan kebaya sebagai salah satu kekayaan tak benda atau salah satu kekayaan Nusantara seperti halnya batik, keris dan wayang yang sudah lebih dulu diakui sebagai warisan Indonesia oleh UNESCO,” ujar Ketua Panitia KBN 2021, Lana T Koentjoro, di Jakarta, Selasa, 6 April 2021.






    Lana menambahkan, KBN 2021 akan terus gencar mempromosikan penggunaan kebaya tidak hanya sebagai pakaian nasional Indonesia, tapi juga sebagai pakaian untuk beraktivitas sehari-hari sesuai fungsi dan identitas pemakainya. 

    “Kami juga akan akan terus memberikan masukan dan mendorong pemerintah pusat dan kementerian terkait untuk mengeluarkan penetapan “Hari Berkebaya Nasional “ kepada seluruh perempuan Indonesia,” jelas dia.

    KBN 2021 akan terus membantu mengembangkan dan membantu membuka peluang usaha bagi para perajin, pengusaha UKM terkait peluang usaha kebaya berikut varian turunannya.  Sekaligus melestarikan kebaya sebagai satu budaya yang perlu dilestarikan agar tidak punah.

    Baca juga:  Kebaya Jadi Alat Pemersatu Perempuan di Indonesia

    Pihaknya juga terus berkomitmen untuk terus berkembang dan terus setiap tahun digelar agar semakin diterima dan dikenal oleh masyarakat di seluruh pelosok Nusantara. Juga sebagai langkah konkret untuk terus melestarikan kebaya kepada perempuan Indonesia dari generasi ke generasi mendatang.

    Dalam pelaksanaan KBN 2021, sejumlah perempuan mendapatkan penghargaan atas kontribusinya dalam pengembangan kebaya yakni Martha Tilaar, Anne Avantie, Sundari Sukoco, Nafsiah Mboy, Endah Laras, Ni Luh Djelantik, dan Christine Dessynta.

    Penghargaan tersebut diberikan karena konsistensi berkebaya setiap saat, kapanpun dan dimanapun, selalu setia mempromosikan penggunaan kebaya, tokoh publik yang sering berkebaya, seniman.  selain itu juga artis, saat menjalankan profesinya dengan rutin berkebaya, dan tokoh adat atau pimpinan yang menjadi contoh bagi bawahannya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id