Ukrida Beri Sanksi Mahasiswanya yang Terlibat Pemalsuan Hasil PCR

    Arga sumantri - 08 Januari 2021 16:35 WIB
    Ukrida Beri Sanksi Mahasiswanya yang Terlibat Pemalsuan Hasil PCR
    Ilustrasi Kampus Ukrida. Dokumentasi Humas Ukrida.
    Jakarta: Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) buka suara tentang kasus pemalsuan surat keterangan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) palsu. Salah satu tersangka berinisial MFA atau MHA, disebut sebagai mahasiswa Ukrida.

    "Dengan menerapkan asas praduga tak bersalah dan berdasarkan  keterangan yang telah dikeluarkan aparat penegak hukum, Ukrida memutuskan memberikan sanksi sementara yaitu skorsing kepada Saudara MFA," kata Rektor Ukrida Wani Devita Gunardi, melalui keterangan tertulis, Jumat, 8 Januari 2021.

    Wani mengakui salah satu tersangka pemalsuan surat hasil PCR berinisial MFA merupakan mahasiswa aktif di kampusnya. Ia menegaskan, aksi dan tindakan MFA murni dilakukan atas nama pribadi dan di luar sepengetahuan Ukrida. Pada dasarnya, kata dia, tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung  tinggi di Ukrida.

    "Ukrida sebagai insitusi pendidikan selalu menekankan pentingnya kejujuran, integritas dan  kebenaran sebagai bagian dari kode etik mahasiswa," ungkapnya.

    Ia mengatakan, sebagai mahasiswa, MFA tidak mempunyai hak dan kompetensi untuk menuliskan/menghasilkan administrasi medis, seperti resep, hasil lab, dan lain-lain. Ukrida sangat menyayangkan aksi MFA yang telah melanggar tata tertib dan kode etik mahasiswa.

    "Dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga baginya dan bagi semua orang yang sedang menempuh pendidikan," ujarnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id