Sepemikiran PPIM UIN Jakarta, Media Group Hargai Moderasi Beragama

    Ilham Pratama Putra - 21 Oktober 2020 20:10 WIB
    Sepemikiran PPIM UIN Jakarta, Media Group Hargai Moderasi Beragama
    Kunjungan PPIM UIN Jakarta ke Kantor Media Group. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
    Jakarta: Pusat Kajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terus mendorong terjadinya moderasi beragama di Tanah Air. PPIM UIN Jakarta ingin mendorong masyarakat Indonesia menghargai perbedaan antar umat beragama.

    CEO Media Group Mirdal Akib, menyebut pihaknya memiliki visi yang sama dengan PPIM UIN Jakarta. Media Group sangat menghargai moderasi beragama.

    "Visi kita sama, menghargai pemeluk agama lain ini hal yang terus kita jaga. Kita tidak mengenal diksi mayoritas dan minoritas. Kita kenalnya competitiveness. Jadi apapun warnanya, kalau dia kompetitif, kita bisa jalan bersama," ujar Mirdal saat menerima kunjungan PPIM UIN Jakarta di kantor Media Group News, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Mirdal mengatakan, moderasi beragama bisa datang dari rasa nasionalisme. Rasa untuk membangun Indonesia bersama-sama, hingga keinginan untuk berkontribusi buat kemajuan negara.

    Baca: PPIM UIN Jakarta Teliti Moderasi Beragama di Lingkungan Pendidikan

    Mirdal menekankan, moderasi beragama sejatinya telah diajarkan sejak sebelum Indonesia merdeka. Tepatnya, saat Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

    "Bayangkan saat Sumpah Pemuda itu tak ada yang memaksakan kehendak untuk menentukan bahasa nasional itu jawa atau bahasa apa. Tapi malah menggunakan bahasa melayu. Pun disebutnya bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Semangat seperti ini yang harus kita punya," terang Mirdal.

    Dia pun berharap kajian PPIM UIN Jakarta berjalan lancar dan menginspirasi seluruh pihak. Semua hal yang terjadi antar masyarakat Indonesia bisa diarahkan sebagai semangat membangun Tanah Air.

    "Kita harus open minded sesuai koridor yang disusun konstitusi, mau kulit putih, hitam, mau dia seperi apa itu tidak masalah jika dia memiliki kontribusi besar kepada negara. Semoga kedapan kita bisa bekerja terus bersama," tuturnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id