2.250 Mahasiswa Lulus dari Program Bangkit 2021

    Ilham Pratama Putra - 15 Juli 2021 13:10 WIB
    2.250 Mahasiswa Lulus dari Program Bangkit 2021
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta:  Sebanyak 3.000 mahasiswa telah mengikuti Program Bangkit 2021. Dari total mahasiswa tersebut, 2.250 orang di antaranya berhasil lulus dari program yang dimulai sejak Februari 2021 tersebut.

    Program Bangkit 2021 dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Google, Gojek, Tokopedia, Traveloka, Deeptech serta 15 mitra universitas bangkit.

     



    "Hari ini ada 2.250 mahasiswa yang menyelesaikan semua persyaratan untuk lulus dari Bangkit 2021," jelas Education Programs Lead Asia Pacific, Google, Wiliam Florence dalam Acara Kelulusan Bangkit 2021 yang digelar secara daring, Kamis, 15 juli 2021.

    Meskipun tidak 100 persen mahasiswa lulus, hal itu tetap membanggakan, karena para lulusan telah berhasil mengikuti dan mempelajari kurikulum terbaik soal pengembagan teknologi di dunia. Setelah melewati proses ini, mereka akan mengikuti ujian sertifikasi Google.

    Adapun terdapat tiga jalur pembelajaran dalam Program Bangkit 2021, yaitu Machine Learning, Android Development dan Cloud Computing. Sertifikasi dari masing-masing jalur di antaranya Tensorflow Developer Certificate, Associate Android Developer Certification dan Associate Cloud Engineer Certification.

    "Angka 80 persen merupakan tingkat kelulusan yang tinggi dan ini mengesankan. Semua lulusan Bangkit akan dipersiapkan untuk mengikuti ujian Sertifikasi Google terkait dengan jalur pembelajaran mereka," terang dia.

    Baca juga:  Nadiem: Riset is a New Magang

    Salah satu lulusan Program Bangkit 2021, Abid Juliant Indraswara dari Universitas Tidar, Magelang pun memberikan testimoninya selama mengikuti program ini. Siswa dari jalur Machine Learning ini bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam Program Bangkit 2021.

    "Bagi saya Bangkit adalah sebuah harapan untuk masa depan yang lebih cerah, hanya di Bangkit saya bisa belajar kurikulum dunia terbaik dan langsung dari instruktur terbaik di bidang machine learning, saya juga belajar mengembangkan karier bersama 3.000 siswa bangkit se-Indonesia, kami mendapatkan ilmu baru yang mengubah hidup kami," tutur dia.

    Baca juga:  Nadiem: Masalah Perubahan Iklim Tak Kalah Serius dari Pandemi

    Dirinya pun sudah memiliki target untuk jangka pendek dan panjang setelah lulus dari program ini. "Dalam waktu dekat ini yang jelas saya ingin meraih sertifikasi dari Google agar saya bisa menjadi machine learning specialist, terlebih di bidang data science. Ke depannya saya ingin membangun startup di dunia pertanian yang mengembangkan teknologi berbasis AI (artificial intelligence)," kata dia.

    Dalam kesempatan yang sama, Mendikbudristek, Nadiem Makarim pun mengucapkan selamat kepada para lulusan Program Bangkit 2021. Khusus kepada Abid, ia mengapresiasi kegigihannya dalam mengikuti program tersebut hingga akhirnya lulus.

    "Luar biasa, Abid mendapatkan salah satu pengetahuan yang paling diingini perusahaan di manapun, jadi machine learning ini merupakan cutting edge (canggih) daripada skill yang sangat dibutuhkan. Ini inspiratif banget tentang harapan dan semangat pantang menyerah," pungkasnya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id