Kemendikbudristek Wacanakan Desain Bangunan Sekolah Kental Arsitektur Budaya

    Ilham Pratama Putra - 25 November 2021 12:59 WIB
    Kemendikbudristek Wacanakan Desain Bangunan Sekolah Kental Arsitektur Budaya
    Penganugerahan Penghargaan Satyalencana Kebudataan 2021. Foto. Medcom.id/Ilham Pratama



    Jakarta:  Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengatakan, bahwa pihaknya tengah merencanakan agar desain bangunan sekolah tidak lagi seragam.  Melainkan beragam menyesuaikan dengan bentuk arsitektur kebudayaan di daerah tempat sekolah itu berdiri.

    Pernyataan tersebut disampaikan Hilmar, merespons usulan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi yang meminta Kemendikbudristek agar bangunan sekolah tidak lagi seragam.  Hilmar Farid mengatakan jika pihaknya telah merencanakan hal tersebut.

     



    "Ini sudah dalam rancangan kita. Sudah mulai dibicarakan dengan Mas Menteri (Mendikbudristek, Nadiem Makarim). Arah pemikran Kang Dedi memang semoga bisa diadopsi," ujar Hilmar di sela-sela penganugerahan Satyalencana Kebudayaan 2021, Kamis, 25 November 2021.

    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi meminta Kemendikbudristek agar bangunan sekolah di masa mendatang tidak lagi seragam.  Pembangunan sekolah baiknya sesuai dengan arsitektur kebudayaan daerah masing-masing.

    "Arsitektur itu adalah kebudayaan. Bagaimana Kemendikbudristek memelopori gerakan kembali pada arsitektur nusantara," ujar Dedi di gedung Kemendikbudristek, Kamis, 25 November 2021.

    Baca juga:  Dua Tokoh Ini Terima Penghargaan Satyalancana Kebudayaan 2021, Ini Prestasinya

    Walaupun menurut Dedi, pembangunan sekolah berkaitan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun ia meminta agar Kemendikbudristek tetap bisa mengambil peran. Pembangunan sekolah mesti diarahkan untuk tidak diseragamkan.

    "Tetapi sekolah-sekolah itu sesuai dengan culture-nya. Nanti rumah adat di NTB itu jadi ciri sekolah, rumah adat di Papua itu menjadi bentuk sekolah, nanti rumah adat di Bali itu menjadi sekolah, rumah adat di Jawa Barat itu menjadi bentuk sekolah, rumah adat di Jawa Tengah, Yogya, itu menjadi bentuk sekolah. Sehingga Indonesia tidak kehilangan keanekaragaman," tutur dia. 

    Dengan begitu, dia berharap ke depan Indonesia menjadi bangsa dengan keanekaragaman dan kekayaan budaya. "Kita akan tumbuh menjadi bangsa yang kaya, setiap wilayahnya punya kekayaan, dan saya yakin kita akan menjadi satu," tutup dia.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id