Disdik DKI Telusuri Dugaan Penyalahgunaan KJP di Kalideres

    Antara - 16 Juli 2020 21:03 WIB
    Disdik DKI Telusuri Dugaan Penyalahgunaan KJP di Kalideres
    Ilustrasi. Foto: MI/Atet Dwi
    Jakarta: Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan tidak langsung mencabut hak penerimaan mereka yang diduga menggadaikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Kalideres, Jakarta Barat. Disdik DKI bakal lebih melakukan klarifikasi.

    Laporan yang diterima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan( P4OP) Dinas Pendidikan DKI tentang dugaan penggadaian KJP, akan menjadi data awal untuk proses klarifikasi kepada orang tua murid dan sekolah.

    "Kalau hanya sebatas laporan, pasti kami klarifikasi dan jika terbukti dia lakukan pelanggaran, maka akan kami beri putusan sesuai SOP dengan pencabutan KJP," ujar Kepala UPT P4OP Dinas Pendidikan DKI Jakarta Yanto di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.

    Pada kasus penggadaian KJP di Kalideres, kata Yanto, saat ini barang bukti berupa 219 lembar KJP masih merupakan data kepolisian atas kasus pemerasan yang dilakukan pengaku polisi dan wartawan kepada pedagang penyimpan KJP beberapa waktu lalu. Pihaknya menunggu proses hukum dari Polsek Kalideres.

    "Kalau ranah itu, kami ingin tahu siapa saja sih yang gadaikan itu. Tapi barang bukti sampai saat ini masih berada di kepolisian," ujar Yanto.

    Baca: Ratusan Orang Tua di Kalideres Diduga Menggadaikan KJP

    P4OP bekerja sama dengan Sudin Pendidikan Wilayah Satu Jakarta Barat dan pihak sekolah untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran yang dilakukan 219 pemilik KJP.

    Jika ditemukan orang tua murid menggadaikan KJP, maka P4OP menegaskan sanksi bagi mereka sesuai dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2018 Pasal 33 dan Pasal 35 tentang pelanggaran dan sanksi penyalahguna KJP.

    "Kalau dalam aturannya jika KJP ketahuan digadaikan, kemudian dijadikan jaminan sesuai aturan, itu tidak boleh. Tapi kasus per kasus akan kami klarifikasi ke orang tua atau sekolah," kata Yanto.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id