• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Universitas Tadulako Mulai Beraktivitas Pekan Depan

Antara - 11 Oktober 2018 19:39 wib
Menristekdikti. Mohamad Nasir, Medcom.id/Intan Yunelia.
Menristekdikti. Mohamad Nasir, Medcom.id/Intan Yunelia.

Bandung:  Proses belajar-mengajar di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah akan dimulai pada pekan depan.   Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan mengalokasikan dana untuk pembangunan di universitas tersebut pada tahun depan.

"Kampus mulai beraktivitas minggu depan, kami sudah berbicara dengan rektor
mengenai hal tersebut," ujar Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, usai meresmikan industri-katalis pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Kamis, 11 Oktober 2018.

Nasir juga mengatakan, pihaknya akan mengalokasikan dana untuk pembangunan di universitas tersebut pada tahun depan.  Saat ini, pihak kementerian sedang melakukan pendataan terhadap mahasiswa dan dosen yang menjadi korban bencana.  Juga pendataan pada sejumlah bangunan yang roboh.

"Kami meminta agar proses belajar-mengajar terus berlanjut. Jangan sampai mahasiswa yang terkena bencana pindah ke kampus lain," ujar mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Baca: 711 Mahasiswa Tadulako Sit In di Unhas

Nasir meminta, jangan sampai mahasiswa terkatung-katung akibat bencana, sehingga kuliah terhenti. Pihaknya juga sedang melakukan pembahasan dengan rektor mengenai pembebasan biaya di kampus ataupun beasiswa. 

Sebelumnya, Kemenristedikti juga akan memberikan bantuan beasiswa. Baik bagi mahasiswa
yang tengah kuliah di Palu dan Donggala, maupun mahasiswa asal Palu dan Donggala yang tengah menempuh studi di perguruan tinggi di luar Sulteng.

Diperkirakan saat ini terdapat 3.530 mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang tengah menempuh studi di 35 perguruan tinggi di Indonesia.  Data yang dimiliki Kemenristedikti, saat ini terdapat 37 perguruan tinggi di wilayah Sulteng. 

Jumlah tersebut adalah PTN dan PTS, dengan 61.827 mahasiswa. Kementerian saat ini tengah mengumpulkan data mengenai dosen, mahasiswa ataupun tenaga kependidikan di perguruan tinggi yang menjadi korban bencana alam.


(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.