comscore

Ketua EdWG G20 Sebut Transformasi Pendidikan Siapkan SDM Unggul ke Depan

Renatha Swasty - 30 Juni 2022 09:41 WIB
Ketua EdWG G20 Sebut Transformasi Pendidikan Siapkan SDM Unggul ke Depan
Ketua Kelompok Kerja Pendidikan (Education Working Group/EdWG) G20 Iwan Syahril. DOK Branda Antara
Jakarta: Ketua Kelompok Kerja Pendidikan (Education Working Group/EdWG) G20 Iwan Syahril mengatakan transformasi pendidikan penting dalam menyiapkan SDM unggul ke masa depan. Sebab, pandemi covid-19 menghadirkan sejumlah peluang. 
 
“Sebenarnya pembelajaran telah mengalami krisis sejak sebelum pandemi covid-19 melanda dan diperburuk dengan adanya pandemi. Namun, pandemi covid-19 juga menghadirkan sejumlah peluang,” ujar Iwan dikutip dari Antara, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Salah satu peluang tersebut ialah pandemi mengubah perilaku, terutama dalam mengadopsi teknologi. Iwan mengatakan pada saat bersamaan, ada kelompok-kelompok tertinggal akibat kesenjangan teknologi dalam mengakses pendidikan.
 
“Kita melihat bahwa peran teknologi dalam pendidikan sangat penting, namun tidak menggantikan peran SDM," kata dia. 

Iwan menyebut sejak awal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menugaskan Kemendikbudristek untuk memanfaatkan peran teknologi dalam memecahkan masalah akses, kualitas, dan pemerataan pendidikan. Forum G20 EdWG 2022 diadakan agar negara-negara G20 bisa bergotong royong dalam menghadapi tantangan secara bersama. 
“Sebagai salah satu agenda prioritas dalam EdWG tahun ini, Masa Depan Dunia Kerja Pasca Covid-19 menjadi hal penting dalam dunia pendidikan. Diperlukan sistem pendidikan yang mampu mewujudkan SDM yang siap memasuki dunia kerja. Persiapan ini dilakukan dengan bagaimana kita melakukan pemulihan pembelajaran,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu. 

Sebelum pandemi, Indonesia sudah melakukan transformasi pembelajaran dengan mengubah Ujian Nasional menjadi Asesmen Nasional. AN lebih berfokus pada kompetensi dasar, yakni literasi, numerasi, dan karakter.
 
“Selain itu, Kemendikbudristek juga sudah melakukan penyederhanaan kurikulum yang terbukti memberikan dampak pembelajaran yang lebih besar bagi peserta didik,” tutur Iwan.
 
Dia mengatakan melalui terobosan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Kemendikbudristek berkomitmen membuka peluang bagi pelajar Indonesia agar dapat terus berpartisipasi aktif dan kompetitif dalam mengenyam pendidikan tinggi. 
 
Baca juga: Pertemuan Ketiga EdWG G20 Akan Bahas Masa Depan Dunia Kerja Pasca Pandemi Covid-19


(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id