comscore

UI Membukukan Hasil Penelitian tentang Gender dan Seksualitas

Antara - 07 April 2022 13:50 WIB
UI Membukukan Hasil Penelitian tentang Gender dan Seksualitas
Buku Dinamika gender kumpulan hasil penelitian UI. Foto: Dok. UI
Depok:  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) menuangkan hasil-hasil penelitian mengenai gender dan seksualitas dalam buku berjudul "Dinamika Gender dan Seksualitas Kontemporer: Sebuah Antologi".

Buku itu memuat tulisan dari peneliti gender dan seksualitas seperti Irwan Martua Hidayana, Gabriella Devi Benedicta, Diana Teresa Pakasi, Restasya Bonita, Supozwa Begawan Asmara Lanank, Putri Rahmadhani, Reni Kartikawati, Sabina Puspita, dan Ni Nyoman Sri Natih Sudhiastiningsih.
Peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI, Diana Teresa Pakasi mengatakan bahwa bab-bab dalam buku "Dinamika Gender dan Seksualitas Kontemporer: Sebuah Antologi" menunjukkan keragaman dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam pemaknaan dan praktik seksualitas di Indonesia.  "Realitas ragam nilai dan praktik seksualitas tidaklah setara dalam masyarakat kita," katanya, Kamis, 7 April 2022.

Menurut dia, seksualitas senantiasa menjadi arena pertarungan identitas dan moralitas. Masyarakat memberikan label terhadap praktik dan identitas seksual yang baik, sehat, bermoral, dan sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa serta seksualitas yang dianggap menyimpang, amoral, dan membahayakan budaya dan generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Ketua Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI, Irwan Martua Hidayana, yang menjadi editor buku, mengemukakan bahwa problematika gender dan seksualitas yang terjadi di Indonesia semakin kompleks dan menantang.  Irwan mengatakan, bahwa masalah gender dan seksualitas yang sedang menjadi perbincangan hangat dan bahan pertarungan wacana saat ini adalah masalah kekerasan seksual dan rancangan undang-undang (RUU) tentang penghapusan kekerasan seksual.

"Perdebatan atas substansi RUU ini menunjukkan polarisasi antara kelompok yang mengusung moralitas dan agama dengan kelompok yang berperspektif hak asasi manusia dan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual. Urgensi dari penghapusan kekerasan seksual juga dirasakan dunia pendidikan, karena maraknya kasus-kasus yang diangkat oleh media sosial," kata Irwan.

Baca juga:  Dari Thailand Hingga Senegal, Kisah Mahasiswa Asing 'Temukan' UI

Kehadiran buku "Dinamika Gender dan Seksualitas Kontemporer: Sebuah Antologi" diharapkan dapat membantu memperluas wawasan pembaca mengenai keragaman gender dan seksualitas serta kerentanan, marginalisasi, dan eksklusi yang khususnya dihadapi oleh minoritas gender dan seksual di Indonesia. 

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id