Jabar Targetkan 21 Guru Besar Tahun Ini

    Candra Yuri Nuralam - 28 November 2019 12:33 WIB
    Jabar Targetkan 21 Guru Besar Tahun Ini
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id/M. Rizal
    Bandung:  Lembaga Layanan Pendidikan Dikti Wilayah Jawa Barat (Jabar) menargetkan menambah 21 guru besar yang tersebar di perguruan tinggi di Jawa Barat tahun ini. Saat ini, enam guru besar sedang dalam proses menuju jabatan puncak akademis tersebut. 

    "Sudah ada 90 sekarang itu di Jabar, dulu hanya 75, dua tahun ke belakang sudah ada 15 tambahan, bahkan kalau enam ini jebol 2019 bisa ada 21 guru besar," kata Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Dikti Wilayah IV, Uman Suherman di Galeri Orbital, Dago, Bandung, Kamis 28 November 2019.

    Uman mengatakan, saat ini guru besar sudah tidak hanya ada di kampus ternama. " Kampus terkreditasi B juga sekarang sudah banyak muncul guru besar, kalau dulu kan cuma yang akreditasinya A, sekarang enggak begitu," ujar Uman.

    Uman ingin para dosen lebih semangat lagi untuk menjadi guru besar ke depannya. Dia mengatakan salah satu cara untuk mendapat gelar itu hanya dengan meningkatkan produktivitas penelitian yang mumpuni.

    "Jadi guru besar itu dasarnya riset, kemudian dikembangkan dalam sebuah artikel jurnal yang terindeks dan sebagainya, itu yang menjadi faktor utama," terang Uman.

    Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya ingin mendorong percepatan perjuangan dosen di Jawa Barat. Salah satunya dengan mengumpulkan Surat Keputusan (SK) dosen dan sosialisasi terkait misi mencerdaskan bangsa.

    "Sejak saya masuk, setiap SK maupun asisten ahli sekalipun saya kumpulkan, berikan pemahaman karena mereka juga dosen bukan pekerjaan biasa, bukan soal mengajar tapi bagaimana dia mengembangkan diri sebagai yang berpotensi untuk berkembang," tutur Uman.

    Uman ingin mengubah kebiasaan, yakni ketika SK jabatan akademik hanya sebuah tinta yang digoreskan dalam sebuah kertas. Dia mengatur hal tersebut agar ke depannya dosen lebih bisa menghargai pekerjaannya.

    "Jadi pada saat dia berjuang mendapatkan jabatan itu saat dapat tidak ada penghargaan, itu dulu. Kalau sudah dipanggil ke kampus kan ya cuma ini SK, kan jungkir balik," ucapnya.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id