Pakar UB Ajak Warganet Bijak Mengikuti Influencer

    Daviq Umar Al Faruq - 19 Mei 2020 14:34 WIB
    Pakar UB Ajak Warganet Bijak Mengikuti <i>Influencer</i>
    Kampus UB. Foto: UB/Humas
    Malang: Pakar Ilmu Komunikasi dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Maulina Pia Wulandari, mengajak masyarakat bijak mengikuti setiap YouTuberInfluencer, ataupun Selebgram yang memiliki banyak pengikut (followers atau subscribers).  Sebab, menurutnya tidak semua publik figur tersebut memiliki konten yang layak diteladani.

    Salah satunya, apa yang terjadi pada YouTuber Indira Kalistha akhir-akhir ini. Ia sempat diundang sebagai bintang tamu di kanal YouTube Gritte Agatha dan menyampaikan pandangannya tentang penyesuaian diri pada kasus virus korona atau covid-19.

    Bahkan, ia menyatakan bahwa di tengah pandemi covid-19 kali ini, ketika dirinya pergi ke pasar, mal, atau memesan makanan dari ojek online, ia tidak mencuci tangan terlebih dahulu. Melainkan, langsung saja menyantap hidangan makanan tersebut.

    Baca juga:  Kenali Gejala Covidiot saat Pandemi Covid-19

    Meskipun pengikutnya merasa biasa saja dengan pernyataan tersebut, namun warganet lainnya mengecam tidak setuju dengan pernyataan YouTuber yang terkenal dengan ciri khas ceplas-ceplosnya itu.

    "Dia tanpa sengaja mengajak publik untuk melakukan hal yang tidak benar dan merugikan masyarakat yang sudah banyak menderita di tengah pendemi covid-19," kata Pia, Selasa 19 Mei 2020.

    Ia mengatakan, seorang publik figur seharusnya memikirkan semua tindakan dan ucapannya. Sebab, hal itu bisa diikuti oleh follower atau pengikutnya.

    "Statement Indira Kalista menunjukkan ketidakpatuhan dirinya terhadap upaya pencegahan covid-19 dan sikapnya yang meremehkan keganasan virus Covid-19 merupakan upaya sensasi yang dilakukannya untuk mendapat perhatian netizen dan menganggap dirinya lucu,” tutur wanita yang menyelesaikan study doktoral di University of Newcastle, Australia ini. 

    Pia menambahkan, dalam ilmu komunikasi setiap komunikator (pengirim pesan) harus paham bahwa komunikasi itu akan membawa dampak meskipun kecil. 

    Kemudian komunikasi itu sifatnya irreversible tidak bisa diputar kembali. Jadi seorang komunikator itu harus cermat dalam menyampaikan pesan kepada audience apalagi jika pengikutnya dalam jumlah banyak. 

    Karena sosok Indira Kalistha memiliki 1,5 juta follower dan menjadi publik figur maka pesan yang ia sampaikan bisa berdampak besar. Publik bisa saja mengikuti apa yang disampaikan oleh idolanya tersebut.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id