Praktisi Sebut PJJ Daring Selama Ini Salah Konsep

    Citra Larasati - 07 April 2021 09:37 WIB
    Praktisi Sebut PJJ Daring Selama Ini Salah Konsep
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta:  Berdasarkan studi yang dilakukan UNESCO, kemampuan membaca atau literasi anak-anak di dunia menurun drastis selama pandemi covid-19.  Hal ini dinilai terjadi karena proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak optimal dalam memberikan kesempatan belajar yang setara dengan belajar tatap muka selama pandemi.

    Dianggap tidak optimalnya PJJ selama pandemi inilah yang kemudian yang mendorong sejumlah negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia untuk kembali membuka sekolah.  Yakni menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan protokol kesehatan ketat meski masih dibayang-bayangi risiko kesehatan.






    Praktisi Pendidikan dari PesonaEdu, Hary Candra menilai bahwa apapun yang menjadi pilihan, pemerintah tetap harus melakukan perbaikan pada kualitas PJJ daring.  Sebab untuk saat ini pun, pembelajaran belum bisa lepas dari PJJ sepenuhnya, masih harus berlangsung secara hybrid hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

    "Dalam situasi apakah itu full atau hybrid learning, ataupun kalau nanti misalnya pada suatu saat 100 persen bisa masuk sekolah tatap muka, media digital harus tetap dipakai bergandengan tangan dengan luring. Maksimalkan pembelajaran digital. Sebab media belajar digital itu keniscayaan," tegas Hary dalam diskusi pendidikan, Selasa, 6 April 2021.

    Salah Persepsi

    Hanya saja, kata Hary, perlu dilakukan perbaikan serius dalam cara belajar di PJJ daring.  Hary mengatakan, pelaksanaan PJJ daring di lapangan pada faktanya salah konsep dan kerap disalah persepsikan. 

    Tidak sedikit pemangku kepentingan di bidang pendidikan yang masih berpikir bahwa belajar daring adalah sekadar membagikan bahan ajar yang sudah didigitalkan seperti buku yang sudah diubah dalam bentuk pdf. Kemudian disampaikan dalam media daring, baik WhatsApp, Zoom, Google Meeting dan lainnya.

    "Pemahamannya itu masih pada belajar daring adalah belajar dengan media digital berbentuk e-book, asumsinya ya bahan ajar yang berbentuk pdf. Akhirnya tidak berbeda dengan cetak, ibarat hanya memindahkan cara belajar di kelas ke model daring," terangnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id