Rektor Unhan Gagas Big Maritime Data

    Wandi Yusuf - 18 Oktober 2020 16:41 WIB
    Rektor Unhan Gagas Big Maritime Data
    Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian menggagas pembuatan big data di sektor maritim. Foto: Unhan
    Jakarta: Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian menggagas pembuatan big data di sektor maritim. Gagasan yang dinamakan 'big maritime data' ini diharapkan bisa mengolah informasi di sektor maritim Indonesia.

    "Indonesia perlu memanfaatkan big data dan artificial intelligence (kecerdasan buatan) untuk mengolah informasi maritim yang datang dari berbagai sumber dengan volume informasi yang sangat besar," kata Octavian saat menjadi pembicara dalam '12th International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS) dan 5th International Workshop on Big Data and Information Security (IWBIS), Minggu, 18 Oktober 2020.

    Gagasan big maritime data ini dituangkan dalam hasil penelitian berjudul 'Designing Intelligent Coastal Surveillance based on Big Maritime Data'. Menurutnya, keberadaan big data di sektor maritim amat penting, apalagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang dikelilingi laut.

    "Sektor maritim Indonesia harus memanfaatkan aplikasi program komputer menggunakan algoritma yang kompleks agar seluruh informasi maritim dapat ditata menjadi big maritime data. Sehingga, kelak dapat disistribusikan kepada semua stakeholder, baik pengguna jasa maritim maupun aparat penegak hukum di laut," kata mantan komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) itu. 

    Seminar ICACSIS dan IWBIS ini diselenggarakan Unhan, Universitas Indonesia, dan Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN). Kedua forum ilmiah internasional tersebut menjadi ajang pertemuan para peneliti dan profesor ilmu komputer dari berbagai universitas terkemuka di dunia. 

    Sebagian besar peneliti yang ikut seminar adalah anggota dari Institute of Electrical and Electronic Engineering (IEEE), suatu organisasi profesional terbesar di dunia pada bidang teknologi tinggi dan pemanfatannya untuk kesejahteraan manusia. Banyak teknologi canggih terkait big data dan kecerdasan buatan berhasil diciptakan oleh IEEE selama 15 tahun terakhir. 

    "Sesuai dengan kebijakan pemerintah, maka pemanfaatan big data dan artificial intelligence menjadi prioritas untuk mencapai daya saing Bangsa Indonesia di masa mendatang," kata Rektor UI Prof Ari Kuncoro saat membuka seminar ini.

    Bagi Unhan, kedua forum ilmiah internasional ini menjadi pengganti agenda Indonesia International Defense Science Seminar (IIDSS) 2020. Sejak 2017, Unhan rutin menyelenggarakan IIDSS dengan mengundang berbagai profesor bidang pertahanan. Namun, karena pandemi covid-19, maka Unhan bersama UI dan PSSN menyelenggarakan ICACSIS dan IWBIS secara virtual. 


    (UWA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id