comscore

Mengenal Auxiliary Verb: Definisi, Jenis, dan Contoh Kalimat

Medcom - 12 April 2022 19:09 WIB
Mengenal Auxiliary Verb: Definisi, Jenis, dan Contoh Kalimat
Ilustrasi belajar. Medcom.
Jakarta: Imbuhan tidak hanya digunakan dalam tata bahasa Indonesia saja, tetapi juga bahasa Inggris. Kata imbuhan ini dikenal dengan istilah auxiliary verb.

Melansir Akupintar, auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang berfungsi melengkapi dan memperjelas kata kerja utama dalam sebuah kalimat. Jenis kata ini biasanya terletak sebelum kata kerja utama.
Terdapat empat jenis auxiliary verb, yaitu be, do, have, dan modal verb. Berikut masing-masing pembahasannya:

1. Be

‘Be’ bisa meliputi am, is, are, was, were, been, being, dan to be. Auxiliary verb jenis ini berfungsi membentuk present atau past continuous tense dan  future continuous dengan tambahan modal verb ‘will’.

Selain itu, ‘be’ juga bisa dikombinasikan dengan auxiliary verb ‘have’ guna membentuk present atau past perfect continuous tense dan future perfect continuous tense dengan tambahan modal verb ‘will’.

Contoh kalimatnya dalam berbagai tense adalah sebagai berikut:

  1. Present continuous tense: I am making a glass of ice coffee

  2. Past continuous tense: They were studying English
  3. Future continuous tense: I will be staying at a hotel during my vacation in Bali
  4. Present perfect continuous tense: He has been driving for an hour
  5. Future perfect continuous tense: You will have been sleeping long

2. Do

‘Do’ dapat digunakan untuk memberikan penekanan, membentuk pertanyaan, kalimat positif, kalimat negatif, serta mengekspresikan persamaan dan perbedaan. Kata kerja bantu ini meliputi do, does, did, dan done yang penggunaannya disesuaikan dengan tense kalimat.

Do/does digunakan untuk present tense, did digunakan untuk past tense, sedangkan done untuk past perfect tense. Adapun contoh penggunaan ‘do’ untuk memberikan penekanan pada kalimat adalah:
  1. I do finish my homework
  2. Adit rarely does wash his shoes

Contoh penggunaan ‘do’ untuk membentuk pertanyaan, kalimat positif, dan negatif ialah:

  1. Yes-no question: Did you see her yesterday?

  2. Tag question: You love your job, don’t you?
  3. Clarifying question: Nana didn’t have much money. Then, who did lend it to me?
  4. Positive statement: Yes, I do like tea
  5. Negative statement: He didn’t come last night

Sementara itu, contoh penggunaan ‘do’ untuk mengekspresikan persamaan dan perbedaan adalah:
  1. My brother loves reading and so do I
  2. I don’t want to spend my money unwisely, neither does my friend

3. Have

Auxiliary verb ‘have’ meliputi have, has, dan had yang penggunaannya disesuaikan tense kalimat. Have digunakan untuk present dan future perfect tense, has untuk present perfect, sedangkan had untuk past perfect.

Auxiliary verb ini dapat dikombinasikan dengan modal verb (should, would, might, may, must, can’t) dan past participle membentuk perfect modal (modal verb + have + past participle).

‘Have’ biasanya diikuti dengan verb bentuk past participle atau verb-3. Namun, jika diikuti dengan ‘been’, maka verb-nya dapat berbentuk present atau past participle.

Berikut contoh penggunaan ‘have’ dalam berbagai tense kalimat:
  1. Present perfect tense: Tina has studied German since April
  2. Past perfect tense: He might have realized his mistakes

4. Modal verb

Modal verb adalah kata yang ditempatkan sebelum kata kerja utama untuk memodifikasi makna dari kata tersebut. Ini berfungsi untuk mengekspresikan kemauan, kemampuan, kebutuhan, dan kemungkinan.

Terdapat lima kelompok modal verb, yaitu can dan could; may dan might; will, shall, dan would; should dan ought to; serta must dan have to. Baca di sini untuk mengenal lebih lanjut tentang jenis auxiliary verb yang satu ini.

Demikianlah penjelasan mengenai auxiliary verb, mulai dari definisi, jenis, dan contoh kalimatnya. Semoga bermanfaat, ya! (Nurisma Rahmatika)

Baca:
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id