comscore

Menuju PTNBH, Kemenkumham Ingatkan USK Soal UKT

Amiruddin Abdullah Reubee - 08 April 2022 14:12 WIB
Menuju PTNBH, Kemenkumham Ingatkan USK Soal UKT
Kampus USK. Foto: Dok. USK
Jakarta:  Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan pertemuan dengan enam kementerian di Hotel Century Park, Jakarta.  Pertemuan tersebut merupakan bagian dari persiapan USK menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Pertemuan dengan enam kementerian itu dihadiri langsung Rektor USK Marwan dan pejabat USK lainnya. Pertemuan itu guna mengharmonisasikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) PTNBH USK.
PTNBH yaitu Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang didirikan pemerintah dengan status badan Hukum otonom. Saat menetapkan biaya pendidikan, harus berpedoman pada teknis tarif penetapan Menteri Pendidikan.

Dalam menetapkan tarif, PTN Badan Hukum wajib berkonsultasi dengan menteri. Adapun enam kementerian tersebut adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Lalu Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Berikutnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Dirjen Peraturan Perundang-undangan, Kemenkumham Benny Riyanto mengatakan, sangat mengapresiasi kuatnya komitmen pihak manajemen USK untuk bertransformasi menjadi menjadi PTNBH.

Namun, Benny mengingatkan agar perubahan statuta ini harus mampu memberikan konstribusi positif.  Khususnya untuk kemaslahatan masyarakat luas. 

Apalagi PTNBH ini pada prinsipnya adalah memberikan otoritas pengelolaan perguruan tinggi yang lebih mandiri. "USK harus dapat memberikan kemajuan dan pelayanan yang lebih baik terutama kepada mahasiswa, dosen dan tendiknya. Hindari UKT yang lebih tinggi dan perlayanan yang berbelit, semuanya harus lebih baik," katanya.

Sedangkan Inspektur Jenderal Kemendikbudristek, Chatarina Muliana mengatakan, menjadi PTNBH bukan bermakna USK akan memiliki wewenang yang lebih tinggi. Tapi hal ini harus dinilai sebagai keberkahan yang lebih tinggi.

Sehingga dapat mendukung USK dalam melahirkan generasi unggul untuk bangsa Indonesia. Chatarina berpesan, setelah harmonisasi RPP ini maka USK dapat segera mempesiapkan Peraturan Rektor dan Organ. Sebab, setelah tiga bulan ditetapkan PP oleh Pemerintah maka status PTNBH ini harus siap diajalankan dengan baik.

"Secara internal harus diinfokan kepada seluruh sivitas. Agar rasa memiliki tinggi dan menghindari kekhawatiran di kalangan sivitas. Terutama dosen dan mahasiswa.  Misalnya UKT tidak menjadi beban mahasiswa," tutur Chatarina.

Sementara itu Rektor Universitas Syiah Kuala, Marwan menyampaikan terima kasih kepada seluruh kementerian yang telah mendukung RPP PTN-BH USK, terutama Kemendikbudristek dan Kemenkumham. Marwan berharap,  supaya rencana USK melangkah untuk menjadi PTNBH ini dapat segera terwujud dan tidak terkendalala. 

Baca juga:  Universitas Sriwijaya Siap Transformasi dari BLU Jadi PTNBH

Karena perubahan statuta ini sangat penting bagi USK, untuk bergerak cepat dalam mewujudkan visi dan misinya. "Alhamdulillah dengan PTNBH ini, Universitas Syiah Kuala akan lebih baik lagi dalam pengelolaan, terutama menghasilkan generasi bangsa yang lebih unggul," pungkas Marwan.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id