Terbaru, ITS Buka Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi

    Citra Larasati - 17 Oktober 2021 13:39 WIB
    Terbaru, ITS Buka Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi
    Rektor ITS, Mochamad Ashari saat meresmikan SIMT. Foto: Dok. ITS



    Jakarta:  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi menyatukan program pendidikan lintas disiplin ilmu tingkat pascasarjana melalui peluncuran Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT) dan penambahan program studi atau prodi baru, Magister Inovasi dan Teknologi (MIS).

    SIMT yang merupakan sekolah pertama di luar fakultas yang dimiliki ITS ini sebelumnya telah diperkenalkan dalam soft launching oleh Rektor ITS, Mochammad Ashari pada hari terakhir Rapat Kerja dan Sekolah Kepemimpinan ITS 2021, Februari lalu.  Dalam peresmiannya kali ini, Ashari menjelaskan, selama ini di ITS sudah terdapat berbagai program interdisiplin tingkat pascasarjana, namun masih tersebar di berbagai organisasi ITS.

     



    Menurut Ashari, model pendidikan program inilah yang akan menjembatani berbagai disiplin ilmu untuk memenuhi kebutuhan nyata pada industri.  Melihat ke belakang. tiap bidang pekerjaan tidak hanya satu ilmu disiplin yang diperlukan.

    Setiap keputusan yang akan dibuat, memerlukan aspek finansial, manusia, dan teknis yang harus diperhatikan. Setelah melewati berbagai proses, akhirnya program SIMT ini berhasil diluncurkan secara resmi.

    “Dari berbagai program atau bidang peminatan baru ini dapat mengolaborasikan dosen dari berbagai departemen dan industri di ITS,” terang Guru Besar Teknik Elektro ITS ini dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 17 Oktober 2021.

    Pada kesempatan yang sama, Dekan SIMT ITS, I Nyoman Pujawan mengaku sudah sangat siap mewujudkan cita-cita mengelola pendidikan interdisiplin lintas rumpun keilmuan dalam satu atap untuk mengantisipasi kebutuhan masa depan. Dijelaskan lebih lanjut, program SIMT inilah yang akan menjembatani berbagai disiplin ilmu untuk memenuhi kebutuhan nyata pada industri. 

    Guru Besar bidang Supply Chain Engineering ini mengatakan, SIMT akan dijalankan atas kerja sama kelembagaan antara SIMT, fakultas dan departemen di ITS.  Baik di tingkat strategis merancang kurikulum atau tingkat taktikal dalam menentukan pengajar dan pembimbing tesis. 

    Nyoman juga mengungkapkan, bahwa diresmikannya SIMT ini merupakan bentuk keseriusan ITS dalam menata organisasi, mewujudkan pentingnya resource sharing di internal ITS serta menjemput peluang atas kebutuhan pendidikan interdisiplin. 

    Program Pendidikan Pascasarjana Interdisiplin ITS ini terdiri atas Program Studi (Prodi) Manajemen Teknologi yang terbagi dalam dua jenjang yakni Magister Manajemen Teknologi (MMT) dan Doktor Manajemen Teknologi (DMT). Melengkapi program studi Manajemen Teknologi, peresmian sekolah interdisiplin kali ini juga menghadirkan program studi baru yaitu Magister Inovasi dan Teknologi (MIST) yang sekaligus membawahi Program Profesi Insinyur (PPI) dan Program Pelatihan Berkelanjutan (PPB).

    Baca juga:  Itera Buka Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, Ini Syarat Menjadi Mahasiswanya

    Ia juga berharap, diluncurkannya SIMT ini semakin memantapkan langkah ITS untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja dan dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan perencanaan. “Dengan peresmian ini, saya berharap agar ITS menjadi salah satu contoh pelaksana pionir sekolah interdisiplin yang sukses dan layak ditawarkan di level internasional,” tegasnya.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id