Hari Santri 2021

    Menag: Santri Miliki Komitmen Seumur Hidup Bela Tanah Air

    Ilham Pratama Putra - 21 September 2021 20:17 WIB
    Menag: Santri Miliki Komitmen Seumur Hidup Bela Tanah Air
    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam peluncuran peringatan Hari Santri 2021. Foto: Tangkapan layar.



    Jakarta: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan santri adalah aset luar biasa yang dimiliki Indonesia. Dari para santri inilah, bangsa Indonesia memiliki karakter yang kuat sekaligus mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan. 

    Hal ini disampaikan Yaqut saat meluncurkan tema dan logo peringatan Hari Santri 2021 di Gedung Kementerian Agama (Kemenag) Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 21 September 2021. Tahun ini, tema Hari Santri adalah Santri Siaga Jiwa Raga. 

     



    "Ini sebagai bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia," ujar Yaqut, Selasa, 21 September 2021.

    Ia menyatakan, Siaga Jiwa Raga juga merupakan komitmen seumur hidup santri untuk membela Tanah Air yang lahir dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, dan tempaan santri selama di pesantren. Ia menegaskan, Siaga Jiwa bermakna pula bahwa santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin, serta tradisi luhur bangsa Indonesia.

    Yaqut mengatakan, santri tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak pemikiran dan komitmen terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia.

    Baca: Bela Negara Jadi Semangat Peringatan Hari Santri 2021

    Sementara, Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Santri tidak pernah lelah berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia. 

    "Jadi, Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting di era pandemi covid-19 sekarang ini, santri tetap disiplin dan tidak boleh lengah dalam melaksanakan protokol kesehatan demi kepentingan bersama," tuturnya.

    Yaqut menegaskan, Hari Santri tidak hanya milik kalangan pesantren atau ormas Islam tertentu, melainkan milik segenap masyarakat Indonesia. Selama ini, kaum santri selalu siap dan sedia menjadi pengawal dan penerang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Sementara, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, ada beberapa rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Santri 2021. Antara lain, Pesantren Virtual Exhibition, Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga yang meliputi VAKSIN (Video Aksi Kiai-Santri Indonesia), Surat Santri untuk Presiden dan Menteri, Challenge Selamat Hari Santri, Santri Sehari Menjadi Menteri dan berbagai kegiatan lainnya. 

    Sebagai penutup dari rangkaian peringatan Hari Santri 2021, akan dilaksanakan Upacara Bendera pada 22 Oktober 2021.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id