UNS: Penelitian Tak Boleh Stagnan, Harus Terus Berkembang

    Antara - 21 November 2019 16:35 WIB
    UNS:  Penelitian Tak Boleh Stagnan, Harus Terus Berkembang
    Kampus UNS. Foto: UNS/Humas
    Solo:  Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berharap para dosen-dosennya terus mengembangkan penelitian agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat.  Penelitian di UNS didorong untuk tak stagnan, melainkan harus terus dikembangkan hingga bisa sampai ke industri.

    "Harapannya di UNS tidak ada penelitian yang selesai, karena penelitian yang baik adalah penelitian yang berkembang terus," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS, Okid Parama Astirin di Solo, Kamis, 21 November 2019.

    Okid mengatakan, dengan penelitian yang dilakukan secara terus-menerus artinya penelitian tersebut mengalami perkembangan. "Harapannya bisa sampai pada industrialisasi, selanjutnya hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Itu pun juga harus terus dikembangkan melalui proses penelitian lagi," ujar Okid.

    Menurut dia, kalaupun penelitian belum bisa dikomersialisasikan bukan berarti penelitian tersebut tidak berharga tetapi memang penelitian belum sampai pada ujungnya.  Dia mengatakan saat ini dari pemeringkatan yang dilakukan oleh Kementerian Riset dan Teknologi menempatkan UNS di peringkat ke-13 dalam kelompok Perguruan Tinggi Mandiri.

    Ia mengatakan, untuk anggaran maksimal yang dapat dikelola oleh perguruan tinggi klaster mandiri Rp30 miliar/tahun.  Untuk itu, ada beberapa slot anggaran yang bisa digunakan untuk mendanai penelitian maupun pengabdian, yaitu yang berasal dari LPPM dan yang diberikan oleh instansi di luar LPPM.

    "Tahun ini saja judul yang didanai berasal dari dana internal UNS. Kalau untuk dana di luar itu belum dapat kami pastikan," katanya.

    Untuk hasil penelitian yang sudah mengantongi hak paten dari Dirjen Kekayaan
    Intelektual sejak 2006-2018 tercatat 19 judul, yaitu 16 judul di antaranya paten biasa dan tiga paten sederhana

    "Kalau yang sudah terdaftar masih proses di Dirjen Kekayaan Intelektual untuk paten biasa sebanyak 94 judul dan paten sederhana ada 18 judul. Memang untuk pengajuan judul ini bisa membutuhkan waktu sampai lima tahun. Harapannya dengan mengantongi hak paten selanjutnya penerapan ke masyarakat lebih mudah," pungkasnya.   



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id