Guru Korban Banjir Dapat Tunjangan Khusus

    Intan Yunelia - 05 Januari 2020 13:46 WIB
    Guru Korban Banjir Dapat Tunjangan Khusus
    Ilustrasi. ANT/Ibnu
    Jakarta:  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim akan memberikan tunjangan khusus kepada guru yang menjadi korban banjir di sejumlah wilayah di Tanah Air.  Pasalnya, tak sedikit dari mereka yang rumahnya tergenang saat banjir besar melanda di awal tahun kemarin.

    "Kemendikbud juga sedang melakukan pendataan untuk pemberian tunjangan khusus bagi para guru terdampak banjir yang akan diberikan selama tiga bulan," kata Nadiem dialam siaran pers, Sabtu, 4 Januari 2020.

    Mantan bos Gojek ini mengatakan, tunjangan khusus ini berbeda dari tunjangan bulanan para guru.  Meski nantinya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terkendala tidak memengaruhi tunjangan kepada guru.

    "Tunjangan profesi bagi guru terdampak banjir juga tetap akan dibayarkan," ujar Nadiem.

    Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB) Kemendikbud mencatat (per 3 Januari 2020) terdapat 290 sekolah terdampak banjir di wilayah DKI Jakarta, yaitu 201 terendam banjir, sedangkan 89 sekolah mengalami gangguan pada akses menuju sekolah. Seknas SPAB juga melaporkan 8.420 siswa di DKI Jakarta terdampak banjir.

    Sementara itu, dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dilaporkan 12 sekolah mengalami kerusakan akibat banjir. Sebanyak 20 orang guru dan tenaga kependidikan terdampak banjir bandang yang merendam rumah mereka.

    "Tim dari Direktorat Pembinaan SMP dan LPMP Banten sudah turun ke lapangan memberikan bantuan awal," ujar Mendikbud. 

    Tak hanya tunjangan, Kemendikbud saat ini juga tengah menyiapkan bantuan berupa tenda darurat, perlengkapan sekolah, Alat Permainan Edukatif (APE), laptop untuk pembelajaran, dan buku-buku cerita. Serta program penyembuhan trauma kepada anak-anak, khususnya yang menjadi korban.

    "Kemudian juga disiapkan bantuan berupa layanan psikososial bekerja sama dengan beberapa lembaga," tuturnya.

    Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mandata sejumlah sekolah yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek dan Banten.  Bantuan perlengkapan sekolah telah disalurkan kepada siswa yang menjadi korban banjir.
     
    "Tim dari Paudasmen (Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Menengah) sudah berangkat sejak kemarin (Kamis, 2 Januari 2020) untuk menyalurkan paket-paket bantuan, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran termasuk ke sekolah-sekolah di Kabupaten Lebak, Banten," kata Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Naim kepada wartawan, Jumat, 3 Januari 2020.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id