• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di Amerika Masih Sedikit

Daviq Umar Al Faruq - 14 September 2018 18:59 wib
Pameran pendidikan yang digelar Education USA Indonesia di Hall
Pameran pendidikan yang digelar Education USA Indonesia di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq.

Malang: Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya, Christine Getzler Vaughan mengatakan, saat ini ada sekitar 9.000 mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Amerika Serikat atau United States of America (USA) untuk jenjang S1, S2, dan S3.

"Jumlah ini terbilang sangat sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah mahasiswa asal Tiongkok yang mencapai 100.000 orang," katanya di pameran pendidikan yang digelar Education USA Indonesia di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis, 13 September 2018.

Christine berharap dengan adanya pameran pendidikan ini, akan semakin banyak mahasiswa asal Indonesia yang melanjutkan studinya di negeri Paman Sam tersebut.

“Setelah pameran ini, saya harap jumlah mahasiswa Indonesia di AS akan meningkat. Kami memberi kesempatan kepada mereka yang mempunyaI potensi besar untuk berkuliah di Amerika,” ujarnya.

Pada pameran pendidikan kali ini, EducationUSA Indonesia, menggandeng sebanyak 22 universitas ternama di USA untuk berpartisipasi. Seperti Arizona State University, Marymount University, Michigan State University, Pennsylvania State University, University of Colorado, New York University dan lain-lain.

Baca: IIBF Ajang Buru dan Jual Hak Cipta Buku

Pameran pendidikan USA atau yang dikenal dengan USA Education Fair ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun, dan terbuka untuk umum. Pada tahun keempatnya yakni tahun ini, pameran akan diadakan di dua kota di Indonesia, yakni Malang dan Jakarta.

Konsulat Jendral Amerika Serikat untuk Indonesia Timur, Mark McGovern menyampaikan bahwa tujuan diadakannya pameran pendidikan ini adalah untuk memperkenalkan universitas-universitas yang ada di USA kepada para mahasiswa Indonesia, khususnya di Malang. 

“Selain itu juga kami ingin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan AS di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UMM, Prof Dr Syamsul Arifin berharap, pameran kali ini dapat memperluas peluang mahasiswa UMM untuk menempuh pendidikan di AS.

“Ini adalah keempat kalinya UMM menjadi tuan rumah pameran pendidikan USA. Saya berharap, kedepannya akan ada banyak mahasiswa UMM yang berminat melanjutkan pendidikan di Amerika,” pungkasnya.


(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.