Belum Ada Obat Korona, Penelitian Suplemen Harus Diperkuat

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 15 Mei 2020 20:18 WIB
    Belum Ada Obat Korona, Penelitian Suplemen Harus Diperkuat
    Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Tangkapan layar
    Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang menyebut penelitian terkait suplemen daya tahan tubuh harus diperkuat, selama vaksin maupun obat virus korona (covid-19) belum ditemukan. Ini juga sebagai upaya pencegahan penularan ketika aktivitas kembali beraktivitas di tengah pandemi.

    "Kalau belum ada obat kita bisa mengkonsumsi suplemen untuk memperkuat daya tahan tubuh supaya tidak mudah terinfeksi covid-19," kata Bambang dalam dalam Webinar Nasional Universitas Andalas bertajuk ‘Riset, Inovasi, Aplikasi untuk Menanggulangi Wabah dan Dampak Covid-19’, Jumat, 15 Mei 2020.

    Menurut Bambang, perguruan tinggi harus didorong untuk penelitian terkait suplemen, terlebih yang herbal. Seperti yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yakni kombinasi jahe merah, meniran dan sambiloto.

    Baca: Menristek Berencana Bentuk BLU Kelola Dana Abadi Penelitian

    Selain suplemen, Bambang juga menjelaskan penelitian terkait tes covid-19. Selain itu, memperbanyak rapid test maupun Polymerase Chain Reaction (PCR).

    "Rapid test ini akan menjadi suatu keharusan maksudnya, bikin acara selain physical distancing peserta harus tes dulu, berarti teknologi harus diperbaiki," ujarnya.

    Bambang menuturkan, peningkatan waktu hasil tes juga diperlukan agar tidak terlalu lama menunggu hasil. Ia menilai sudah mulai ada perbaikan riset rapid test untuk memperbaiki akurasinya. 

    "Mudah-mudahan rapid test ini menjadi screening test yang baik ekonomi sudah mulai bisa berjalan," terangnya.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id