Siswa Berkebutuhan Khusus Kurang Mendapat Tempat di Sekolah

    Ilham Pratama Putra - 16 Mei 2020 13:29 WIB
    Siswa Berkebutuhan Khusus Kurang Mendapat Tempat di Sekolah
    Seorang guru tengah mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi. Foto: Antara/Zabur Karuru
    Jakarta:  Guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jimmy Paat menyebut siswa berkebutuhan khusus masih kurang mendapat tempat di sekolah. Tak banyak sekolah yang mengenal kebutuhan dan menerima siswa berkebutuhan khusus.

    "Berapa banyak masyarakat atau sekolah yang mengenal, menerima, dan paham menangani siswa penyandang disabilitas? Justru kebanyakan siswa disabilitas yang harus menyesuaikan diri," kata Jimmy dalam Diskusi Daring bertema Mengurai Diskriminasi Pendidikan, Jumat malam, 15 Mei 2020.

    Jimmy juga mencatat, pendidik untuk siswa berkebutuhan khusus ini pun minim jumlahnya.  Tidak banyak siswa yang memilih melanjutkan ke perguruan tinggi untuk menjadi guru bagi para siswa penyandang disabilitas. Akhirnya, Indonesia pun kekurangan tenaga pengajar yang memiliki kemampuan menangani siswa berkebutuhan khusus.

    Baca juga:  Penerapan Kurikulum Nasional Kurang Perhatikan Keragaman

    Bahkan, kondisi tersebut juga dipicu banyaknya universitas yang tak membuka jurusan pendidikan untuk siswa luar biasa tersebut. "Paling cuma satu-satu. Jakarta punya satu, Malang punya satu, Kalimantan satu," lanjut dia.

    Akhirnya terjadi ketimpangan antara pendidik dengan jumlah siswa yang berkebutuhan khusus. "Jumlah mahasiswa tidak banyak. Kalau bicara perbandingan selama 23 tahun ini, bisa 1 mahasiswa atau lulusan itu memegang 10 ribu mereka yang down syndrom," jelas Jimmy.

    Akhirnya, tak ada pengawasan dan perhatian lebih pada siswa penyandang disabilitas. Hal ini tentu menjadi persoalan baru bagi Sekolah Luar Biasa (SLB).

    "Ini soal kemampuan pengetahuan untuk menangani siswa berkebutuhan khusus. Harus ada pemantik bagaimana ke depan kita bisa mengambil langkah memperbesar kemampuan dalam memberikan pengetahuan untuk menangani kelompok siswa tersebut," tutup dia.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id