Zonasi, Disdik Tegaskan Seleksi Jarak Dulu Baru Usia

    Ilham Pratama Putra - 26 Juni 2020 16:45 WIB
    Zonasi, Disdik Tegaskan Seleksi Jarak Dulu Baru Usia
    Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
    Jakarta:  Faktor usia menjadi salah satu kriteria seleksi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta. Termasuk saat calon PPDB memilih jalur zonasi.

    Namun, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menegaskan, bahwa usia bukan pioritas utama yang dipertimbangkan dalam jalur zonasi. Usia akan jadi pertimbangan setelah memprioritaskan jarak rumah dengan sekolah.

    "Siswa bisa pilih sekolah terdekat dengan kelurahan dia atau kelurahan tetangga misalnya karena beririsan.  Ketika seperti itu maka seleksi kedua baru dilakukan melalui usia," kata Nahdiana dalam konferensi video, Jumat 26 Juni 2020.

    Pemberlakuan seleksi usia pada jalur zonasi ini menurutnya merupakan solusi dari demografi DKI Jakarta yang unik. Pihaknya mengaku telah membaca sebaran penduduk terkait usia sekolah dan sebaran sekolah.

    "Keunikan demografi Jakarta, ada tingkat hunian, kepadatan penduduk tiap kelurahan berbeda, kondisi sekolah pada jenjang tertentu bisa saja di kelurahan itu tidak ada. Ini yang ingin kita atasi," lanjutnya.

    Baca juga:  Usia 13 Tahun Terbanyak Lolos PPDB SMP di Jalur Afirmasi

    Lagi pula, kata Nahdiana hal ini telah diatur dalam Permendikbud nomor 44 tahun 2019. Selain itu, seleksi PPDB menggunakan kriteria usia sudah berjalan sejak 2017 silam.

    "Kriteria usia dalam PPDB mengacu pada Permendikbud nomor 44 Tahun 2019. Penetapan zonasi berbasis kelurahan di DKI Jakarta sudah berlaku sejak pelaksanaan PPDB DKI tahun 2017," terang Nahdiana.

    Adapun isi Permendikbud 44 tahun 2019 itu berisi tentang PPDB pada jenjang TK, SD, SMP, SMA maupun SMK. Di dalamnya diatur masalah usia PPDB.

    Baca juga:  67,1% Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA dan SMK Negeri

    Pasal 4 dalam Permendikbud itu menjelaskan persyaratan calon peserta didik baru pada TK adalah anak Berusia lima tahun atau paling rendah empat tahun untuk kelompok A dan berusia enam tahun atau paling rendah lima tahun untuk kelompok B.

    Sedangkan di Pasal 5 persyaratan calon peserta didik baru kelas satu SD berusia tujuh tahun sampai dengan 12  tahun. Atau paling rendah enam tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

    Untuk pasal 6, persyaratan calon peserta didik baru kelas tujuh SMP berusia paling tinggi 15  tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan. Dan memiliki ijazah SD/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas enam SD.

    Pada Pasal 7, mengenai persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 SMA atau SMK berusia paling tinggi 21 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan. Selain itu memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 9 SMP.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id