16 September, 514 Ribu Siswa di Jakarta Telah Vaksin Dua Dosis

    Antara - 16 September 2021 15:09 WIB
    16 September, 514 Ribu Siswa di Jakarta Telah Vaksin Dua Dosis
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Sebanyak 514.646 remaja usia 12-17 tahun di DKI Jakarta telah mendapat vaksin dua dosis. Ini merupakan data Dinas Kesehatan DKI melalui laman corona.jakarta.go.id, yang dihimpun per 16 September 2021, pukul 13.30 WIB.

    Sementara itu, remaja yang sudah mendapat vaksin dosis pertama mencapai 671.535 orang. Data per Agustus 2021, jumlah warga berusia 12-17 tahun di DKI mencapai 795.612 orang yang menjadi sasaran vaksinasi.

     



    Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan terus menggenjot vaksinasi dosis satu dan dua khususnya bagi remaja usia 12-17 tahun. Hal ini guna mendorong kekebalan kelompok dan mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

    "Kami akan melakukan penyisiran untuk mengejar capaian dosis satu dan dua bagi sasaran remaja," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Kamis, 16 September 2021.

    Ia mengatakan, untuk mempercepat vaksinasi lengkap dua dosis, pihaknya menambahkan kuota vaksinasi dengan pendaftaran melalui aplikasi Jakarta Kini (JaKi) dosis dua, minimal 250 orang per hari per kecamatan. DKI Jakarta ada 290 Puskesmas kelurahan dan 44 Puskesmas kecamatan. 

    Selain itu, Puskesmas dan RSUD juga membuka pelayanan vaksinasi covid-19 pada hari libur, yakni Sabtu dan Minggu dengan pilihan jam bervariasi. Termasuk, pelaksanaan pada sore dan malam hari.

    Baca: Menag Targetkan Vaksinasi Siswa Madrasah dan Santri Rampung September

    Selain menyasar remaja, kata dia, DKI juga menggenjot vaksinasi untuk pendidik, tenaga kependidikan, masyarakat rentan yakni ibu hamil, ibu menyusui, penyandang disabilitas dan lainnya.

    "Kami juga akan terus memastikan cakupan dosis tiga untuk SDM kesehatan di wilayah dengan melakukan penyisiran pada semua fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan)," ujarnya.

    Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan PTM terbatas di Jakarta berjalan dengan baik. Meski begitu, Riza meminta semua sekolah termasuk para guru, orang tua dan muridnya sendiri untuk patuh dan taat pada aturan dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

    "Nanti dilihat ya, yang melanggar tentu diberi sanksi, tentu yang lain yang patuh dan disiplin tetap berjalan seperti biasanya," ucap Riza.

    Adapun jumlah sekolah yang menerapkan PTM terbatas di Jakarta mencapai 610 sekolah.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id