Nadiem Berharap Lulusan LPDP Jadi Motor Perkembangan Teknologi

    Ilham Pratama Putra - 02 November 2020 22:07 WIB
    Nadiem Berharap Lulusan LPDP Jadi Motor Perkembangan Teknologi
    Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Zoom
    Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menyebut lulusan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diharapkan dapat membawa perubahan bagi Indonesia. Utamanya dalam hal perkembangan teknologi.

    Namun sebelum sampai ke sana, Nadiem mengingatkan jika perubahan bakal terjadi begitu cepat. Sejatinya belajar mengikuti teknologi saat ini tak menjamin adanya relevansi dengan masa depan.

    "Karena itu yang lebih penting yang kita pelajari di masa sekarang adalah yang pertama belajar mencintai belajar. Jadinya cinta akan belajar, punya mindset continuous learning seumur hidup. Itu luar biasa pentingnya," kata Nadiem dalam Studium Generale 2020: Rekacipta Generasi Muda Menuju Indonesia Emas, melalui siaran Youtube LPDP RI, Senin 2 November 2020..

    Ketika semangat belajar terus menerus muncul, barulah masuk kepada apa yang disebut tren teknologi. Mengikuti tren teknologi sebagai percepatan perubahan baiknnya dilakukan secara bersama-sama.

    "Kemampuan berkolaborasi menjadi Maha penting. Kemampuan anak-anak generasi muda kita bekerja sama untuk menciptakan sesuatu, untuk menghasilkan sesuatu, melakukan berbagai macam hal yang produktif secara tim, itu akan menjadi semakin penting dengan perkembangan teknologi," terang dia.

    Selanjutnya ialah kemampuan dalam mengatasi risiko dalam kaitannya dengan karya. Menurut Nadiem tanpa mengambil risiko maka tidak akan muncul sebuah inovasi.

    "Inovasi itu tidak ada, tidak mungkin bisa tercapai tanpa Anda mengambil resiko. Jadinya kemampuan dan keberanian untuk generasi muda kita mengambil risiko juga menjadi maha penting," ungkapnya.

    Baca juga:  Jokowi Beri Wejangan untuk Penerima Beasiswa LPDP 2020

    Berani mengambil risiko yang berujung pada munculnya inovasi ini, kata Nadiem, juga menjadi komponen dari profil Pelajar Pancasila. Sebab dalam profil Pelajar Pancasila juga membawa transformasi.

    "Semua yang Saya mention tadi, jika terjalin maka menjadi kompetensi-kompetensi dari profil pelajar, untuk bisa mengantisipasi tantangan di masa depan. Kita harus mengubah cara kita belajar, mengubah interaksi antara guru dan murid, antara dosen dan mahasiswa, menjadi suatu interaktif, proses di mana kita bukan hanya belajar sesuatu informasi. Tapi mengasah skill set yang selalu relevan," pungkasnya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id