Perkuat Revolusi Mental Pemerintah Gandeng PGRI Hingga FRI

    Ilham Pratama Putra - 12 November 2020 18:01 WIB
    Perkuat Revolusi Mental Pemerintah Gandeng PGRI Hingga FRI
    MoU antara Kemenko PMK dengan PB NU, Muhammadiyah, FRI, dan PGRI. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
    Jakarta: Kementerian Koordinator bidang  Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) membuat nota kesepahaman atau Momerandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah ormas Islam dan organisasi pendidikan.  MoU ini berkaitan dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental. 

    Ada empat lembaga yang terlibat dalam gerakan ini. Di antaranya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammadiyah, Forum Rektor Indonesia (FRI), hingga Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). 

    Menko PMK Muhadjir Effendi berharap empat lembaga ini bakal turut aktif melaksanakan gerakan revolusi mental secara efektif.  Empat lembaga ini diharapkan dapat menggalakkan revolusi mental sesuai dengan cakupan otoritasnya masing-masing.

    "Dan gerakan revolusi mental ini telah menjadi program prioritas dari pemerintahan Pak Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi dan Ma'ruf Amin," kata Muhadjir gedung Kemenko PMK Jakarta Pusat, Kamis 12 November 2020.

    Muhadjir menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi tujuan utama dalam gerakan ini. Di antaranya membangun integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. 

    Baca juga:  Kemenko PMK Sarankan Asesmen Nasional Diundur Hingga Oktober 2021

    Tujuan itu dapat diwujudkan dengan lima cara. Yakni membangun gerakan Indonesia bersih, gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia mandiri, gerakan Indonesia tertib, dan gerakan Indonesia bersatu.

    "Tentu saja gerakan revolusi mental ini tidak mudah untuk diterjemahkan dalam gerakan rill, karena itulah kami perlu organisasi kemasyarakatan, agar keterlibatan masyarakat nyata tidak hanya diinisiasi pemerintah saja, karena kita tahu pemerintah memiliki keterbatasan," ujarnya. 

    Muhadjir berharap, gerakan revolusi mental dapat berjalan efektif dengan bantuan empat organisasi tersebut. Hingga akhirnya didapatkan masyarakat yang memiliki mental baik untuk kemajuan bangsa.
     
    "Perubahannya itu sebetulnya simple saja dari yang tidak baik menjadi baik, dari yang baik menjadi lebih baik, jadi ukurannya itu," pungkas dia.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id