Merdeka Belajar Episode 9

    KIP Kuliah Merdeka Hanya Berlaku untuk Mahasiswa Baru

    Ilham Pratama Putra - 26 Maret 2021 15:54 WIB
    KIP Kuliah Merdeka Hanya Berlaku untuk Mahasiswa Baru
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta:  Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Merdeka tahun 2021/2022 tak disediakan bagi mahasiswa on going atau mahasiswa semester tiga dan selanjutnya. KIP-K dengan kuota 200 ribu peserta ini, hanya dikhususkan bagi mahasiswa baru.

    "Saya garis bawahi KIP Kuliah ini bukan diperuntukkan untuk mahasiswa on going study. Akan tetapi diperuntukkan mahasiwa baru 2021/2022," kata Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud, Abdul Kahar dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode 9: KIP-K Merdeka, Jumat 26 Maret 2021.






    Meskipun, mahasiswa on going tersebut mengalami krisis ekonomi akibat covid-19, bantuan KIP-K tak akan diberikan. Namun, agar tak putus kuliah, pihaknya bakal mengupayakan bantuan lainnya.

    "Kami siapkan namanya bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Jadi ada bantuan khusus untuk menyasar mahasiswa yang rentan putus kuliah karena covid-19," lanjutnya.

    Baca juga:  Nadiem: Tak Ada Alasan Kampus Menolak Mahasiswa KIP Kuliah

    Kemendikbud baru saja meluncurkan program terbaru dari kebijakan Merdeka Belajar episode ke 9 ini.  Dalam episoden ini Kemendikbud meluncurkan program KIP-K Merdeka.

    Adapun anggaran untuk KIP-K tahun ini naik dari tahun sebelumnya. Pada 2020 alokasi anggaran sebesar Rp1,3 triliun, sementara tahun ini ditingkatkan menjadi Rp2,5 triliun.

    Mendikbud Nadiem Makarim menyebutkan, mahasiswa yang masuk dalam, prodi akreditasi A di universitas manapun baik negeri maupun swasta bakal mendapat bantuan minimal sebesar Rp8 juta per semester. Hingga maksimal mereka yang berada di prodi akreditasi A, ini akan mendapat bantuan hingga Rp12 juta per semester.

    Sedangkan untuk mahasiswa program studi dengan akreditasi B akan diberikan dana KIP-K sebesar Rp4 Juta per semester. Untuk mahasiswa program studi dengan akreditasi C ini akan diberikan dana KIP-K sebesar Rp2,4 juta per semester.

    Untuk biaya hidup, jika 2020 semua mahasiswa mendapatkan Rp700 per bulan, kini hal itu tak lagi berlaku. Pihaknya menerapkan klasterisasi berdasarkan indeks kemahalan.

    Untuk klaster satu diberikan biaya hidup sebesar Rp800 ribu per bulan, untuk klaster dua, diberikan Rp950 ribu per bulan, klaster tiga diberikan Rp1,1 juta per bulan. Kemudian untuk klaster empat diberikan Rp1,25 juta per bulan dan klaster lima diberikan Rp1,4 juta per bulan.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id