comscore

YouTube Televisi Edukasi Raih Silver Button Play

Arga sumantri - 31 Desember 2021 15:14 WIB
YouTube Televisi Edukasi Raih Silver Button Play
Penyerahan Silver Button play untuk Youtube Televisi Edukasi. Foto: BKHM Kemendikbudristek.
Jakarta: Kanal YouTube Televisi Edukasi yang dikelola Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berhasil meraih silver button play. Ini adalah salah satu level apresiasi dari YouTube bagi konten kreator dalam program Creator Awards.

Kanal YouTube Televisi Edukasi dengan jumlah subscribers lebih dari 133 ribu ini dinilai telah memenuhi seluruh kriteria yang ada di YouTube Creator Award. Kepala Pusdatin, M. Hasan Chabibie menyampaikan bahwa capaian ini sebagai penghargaan bersama di penghujung 2021, yang merupakan wujud dari proses kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat. 
"Penghargaan ini tentu jadi motivasi kami untuk memberikan layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia," terang Hasan dilansir dari siaran pers Kemendikbudristek, Jumat, 31 Desember 2021.

Hasan menambahkan peningkatan jumlah subscribers ini melonjak tinggi tepatnya pada masa pandemi covid-19 dan terus bertambah di 2021. Bersamaan dengan kebijakan pemerintah yakni Belajar Dari Rumah (BDR) diterapkan di masa pandemi.

"Para pelajar, guru, dan orang tua mencari sumber pembelajaran yang ditayangkan melalui siaran TVRI dan Televisi Edukasi," ujarnya.

Baca: Sejumlah Kebijakan Kemendikbudristek di 2021 Dinilai Tergesa-gesa dan Berujung Polemik

Beberapa konten yang memiliki jumlah tayangan cukup tinggi di antaranya program Sahabat Pelangi, Gemar Matematika bersama Pak Ridwan, X Sains dan MANTUL (Matematika manfaat betul).

Di masa pandemi covid-19, Kemendikbudristek melalui Pusdatin telah mengeluarkan berbagai kebijakan salah satunya program Belajar Dari Rumah. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah agar seluruh siswa mendapatkan pendidikan sesuai amanat undang-undang 1945 pasal 31. 

Selain itu kebijakan lain yang dihadirkan Kemendikbudristek adalah bantuan kuota data internet, yang dapat membantu peserta didik mengakses konten-konten yang mendukung proses pembelajaran seperti Portal Rumah Belajar, Podcast Suara Edukasi hingga konten yang terdapat di YouTube Televisi Edukasi. 

"Ini semua bukti komitmen Kemendikbudristek untuk tetap menjaga semangat nyala api belajar peserta didik kita," ujar Hasan. 

Sementara itu, Head of Government Affairs & Public Policy, YouTube (Indonesia and South Asia Frontier), Danny Ardianto mengatakan program YouTube Creator Awards adalah cara YouTube untuk mengakui upaya luar biasa yang dicurahkan para kreator di channel-nya. 

YouTube Creator Awards diberikan sesuai kebijakan YouTube. Setiap channel akan ditinjau secara saksama untuk memastikan kriteria terpenuhi dan hanya diberikan kepada kreator yang mematuhi pedoman dan aturan.

Danny juga menegaskan apresiasi ini tidak hanya diberikan kepada channel yang dimonetisasi tetapi kepada semua channel Youtube termasuk akun yang dikelola oleh pemerintah. 

"Semoga channel Youtube TV Edukasi makin menginspirasi dengan konten-konten edukatif di Indonesia," ucap Danny.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id