comscore

BRIN Dorong Guru Membina Karya Tulis Ilmiah Siswa

Ilham Pratama Putra - 27 Juni 2022 15:56 WIB
BRIN Dorong Guru Membina Karya Tulis Ilmiah Siswa
Pelatihan penulisan karya ilmiah untuk guru. DOK BRIN
Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama DPR RI menggelar kegiatan Berbakti Untuk Negeri: Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Guru di Kota Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan agar guru sebagai pembimbing di sekolah mempunyai bekal perencanaan penelitian, mengingat metode penelitian ilmiah belum ada dalam pelajaran SMA/SMK.

Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi menyampaikan pengalaman mengajar tanpa didukung dengan pengembangan iptek akan tertinggal.
“Bapak dan Ibu guru, kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan ditularkan kepada siswa di sekolah dalam melakukan penelitian. Jika riset dari siswa mendapatkan paten, ini merupakan aktualisasi diri kita di depan masyarakat,” kata Fauzi dikutip dari laman brin.go.id, Senin, 27 Juni 2022. 

Koordinator Pelaksana Fungsi Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga BRIN, Zulfan Adrinaldi, menyampaikan guru memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan SDM berkualitas yang memiliki daya saing global.

“Salah satu tugas BRIN yaitu bagaimana riset dan inovasi nasional menjadi tulang punggung dalam membangun daya saing bangsa,” kata Zulfan.

Sementara itu, peneliti madya BRIN, Sukma Surya Kusumah, yang juga narasumber pelatihan kegiatan ini menjelaskan ada tiga komponen penting dalam mendukung kemandirian bangsa dan mendukung bangsa, yaitu sains, teknologi, dan inovasi. Berdasarkan Peringkat Indeks Daya Saing Global tahun 2019, Indonesia menempati peringkat ke 50 dengan nilai Indeks sebesar 64,6.

"Dengan bonus demografi SDM yang banyak, guru memiliki peran untuk membangun SDM Indonesia yang kompetitif,” ujar Sukma.

Peneliti di Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN ini juga menuturkan salah satu poin penting dalam memulai penelitian, ialah memilih dan memilah masalah yang akan diselesaikan. Orisinalitas merupakan poin sangat penting dalam proposal dan laporan penelitian.

“Sebagai contoh nyata, ketika di sekolah banyak sampah bagaimana siswa bisa menyelesaikan masalah mengurai sampah dengan teknologi yang tepat, ” tutur Sukma.

Pelatihan diikuti 75 guru dari berbagai sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Luwu Utara. BRIN terus menjalankan berbagai program untuk peningkatan SDM Iptek yang berdaya saing.

SDM Iptek merupakan modal kunci membuat Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah menjadi negara maju. SDM andal dan berkualitas juga akan membawa lompatan kemajuan di bidang riset dan inovasi. 
 
Baca juga: BRIN Jajaki Kolaborasi Pendanaan Riset dengan Lembaga Penyandang Dana di Belanda, NWO


(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id