FSGI: Pembatalan PPDB DKI Zonasi Berpotensi Menimbulkan Konflik

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 30 Juni 2020 15:59 WIB
    FSGI: Pembatalan PPDB DKI Zonasi Berpotensi Menimbulkan Konflik
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah
    Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim tak sepakat dengan rekomendasi Komisi X DPR soal pembatalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi DKI Jakarta 2020. Pembatalan berpotensi menimbulkan masalah baru. 

    "Rekomendasi Komisi X DPR RI untuk setuju membatalkan juknis (Surat Keputusan Dinas Pendidikan DKI Jakarta) Nomor 501 yang zonasi, berpotensi membuat kondisi semakin ruwet dan berpotensi menambah konflik horizontal antar orang tua," kata Satriwan kepada Medcom.id, Selasa, 30 Juni 2020.

    Satriwan menjelaskan, data Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mencatat, calon peserta didik yang sudah diterima untuk jenjang SMP dan SMA  sebanyak 43.695. Dengan rincian, 31.011 siswa untuk jenjang SMP dan jenjang SMA 12.684 siswa. Ia meyakini bakal ada resistensi dari para orang tua yang anaknya dinyatakan sudah diterima.

    "Ini pasti orang tua yang (anaknya) sudah terpilih ini akan protes juga," ujarnya.

    Baca: Komisi X Rekomendasikan Hasil PPDB DKI Jalur Zonasi Dibatalkan

    Sebelumnya, Komisi X DPR merekomendasikan hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta jalur zonasi dibatalkan. Petunjuk teknis (Juknis) PPDB DKI jalur zonasi dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB lantaran menerapkan kriteria usia.

    "Ketika ada aturan yang tidak sesuai dengan peraturan di atasnya, wajib dibatalkan. Kami rekomendasikan Kemendikbud mengambil sikap secepatnya hari ini koordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI membatalkan Juklak (Petunjuk Pelaksanaan), Juknis yang tidak sesuai," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda di Kompleks Parlemen Senayan.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id