UKSW Jamin Perlindungan Mahasiswa Papua

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 09 September 2019 12:02 WIB
    UKSW Jamin Perlindungan Mahasiswa Papua
    Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Neil Samuel Rupidara. Foto: UKSW/Dok Humas
    Salatiga:  Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjamin keamanan mahasiswa asal Papua pascainsiden yang terjadi di bumi cendrawasih beberapa waktu lalu.  Kampus mitra Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id ini juga berkomitmen memberi perlindungan kepada mahasiswa Papua yang studi di UKSW, termasuk keamanan psikologis yang memadai.

    Hal tersebut dibarengi dengan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang di dalam relasi saling menghormati dan menghargai.  Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Neil Samuel Rupidara meminta seluruh mahasiswa Papua di UKSW untuk tetap tenang dan dapat menjaga suasana hati yang damai dan penuh kasih sebagai salah satu ciri komunitas Kristiani seperti UKSW.

    Ia juga mengimbau agar mahasiswa tetap fokus menjalankan tugas studinya di UKSW. “Menyelesaikan pendidikan tinggi dengan baik adalah modal penting yang diperlukan untuk membangun Tanah Papua pada khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk menjadi masyarakat dan bangsa yang bermartabat dan merdeka dalam arti yang hakiki.  Bukan berpengertian politik yang sempit,” kata Neil di Salatiga, Senin, 9 September 2019.

    Neil mengatakan, UKSW yang merupakan kampus Indonesia Mini ini,  di dalamnya terdapat lebih dari 1.000 mahasiswa Papua berkuliah. Setiap manusia memiliki wajah ilahi karena diciptakan menurut citra Tuhan penciptanya.

    Sikap-sikap yang tidak menghargai orang lain sebagai sesama adalah sikap orang-orang yang tidak menyegani Tuhan sebagai Pencipta Yang Maha Kuasa, Maha Adil, dan penuh kasih.

    “Oleh karena itu, sikap-sikap yang memandang rendah sesama warga negara dan anak bangsa harus ditolak dan ditiadakan dari cara berpikir bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Untuk itu Neil  mendorong penghormatan atas sikap saling menghargai antarelemen bangsa dalam menyikapi dan mengupayakan kondisi bangsa yang lebih baik. Ia pun berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, termasuk di Papua, dapat tegas melakukan stabilisasi kondisi.

    Dengan tetap mengedepankan cara-cara dialogis secara efektif dan bermartabat di antara elemen-elemen bangsa yang peduli terhadap masa depan Indonesia dan Papua.  “Kami meminta agar pendekatan-pendekatan represif sedapat mungkin dihindari,” kata Neil.

    Lebih lanjut Neil mengimbau agar masyarakat Indonesia menenangkan diri. Tidak melakukan tindakan dan mengeluarkan ujaran yang memicu kesalapahaman. Sehingga upaya-upaya untuk mengembalikan situasi kondusif bisa tercapai.

    “Kami seluruh warga UKSW mendoakan agar kondisi Tanah Air, terkhususnya Tanah Papua, dapat diluputkan Tuhan dari mara bahaya dan kondisi-kondisi yang tidak diharapkan bersama. Kami memimpikan Indonesia yang maju dan damai bersama seluruh dan bukan tanpa warga Papua di dalamnya,” harap Neil.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id