KPAI Dorong DKI Terapkan Zonasi Murni di PPDB 2020

    Intan Yunelia - 05 September 2019 16:29 WIB
    KPAI Dorong DKI Terapkan Zonasi Murni di PPDB 2020
    Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti, Medcom.id/Intan Yunelia.
    Jakarta:  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima banyak keluhan dari siswa yang tidak diterima di sekolah terdekat dengan rumahnya.  Pasalnya, pemerintah daerah di wilayah tempat tinggalnya belum menerapkan sistem zonasi murni, dengan kata lain masih menggunakan nilai Ujian Nasional (UN) sebagai bahan pertimbangan seleksi, seperti di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta. 

    Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkomunikasi dengan pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta agar dapat melaksanakan PPDB 2020 dengan sistem zonasi murni.  "Apalagi DKI Jakarta memiliki sekolah negeri yang terbanyak, jauh di atas rata-rata daerah lainnya di Indonesia,” kata Retno, saat Rapat Koordinasi Nasional KPAI yang diselenggarakan di Hotel Four Point by Sheraton, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Kamis, 5 September 2019.

    Siswa yang berprestasi juga tidak bisa diterima di beberapa sekolah, karena jarak sekolah jauh dari rumah. Masalah ini menurutnya sangat erat hubungannya dengan minimnya sekolah negeri dan tidak meratanya persebaran sekolah.

    “Oleh karena itu KPAI mendorong pemerintah daerah segera merencanakan penambahan sekolah negeri baru, terutama di wilayah-wilayah yang minim atau bahkan tidak ada sekolah negerinya,” tuturnya.

    Perpindahan domisili dan Kartu Keluarga (KK) juga perlu dipikirkan lagi solusinya dan dibuat sefleksibel mungkin. Karena ada keluarga yang memang betul-betul pindah KK dan kebetulan memang belum satu tahun perpindahannya.

    “Mencegah perpindahan  KK dengan maksud mengincar sekolah tertentu hingga rela membayar sejumlah uang yang tidak kecil nilainya tentu harus diantisipasi dengan bijak dan menggunakan sistem yang aman dan terukur. Tentu saja penting melibatkan Dinas Dukcapil setempat,” ungkap mantan kepala sekolah SMAN 3 Jakarta ini. 



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id