Sejumlah Bahasa Lokal di Indonesia Terancam Punah

    Kautsar Widya Prabowo - 12 September 2019 16:58 WIB
    Sejumlah Bahasa Lokal di Indonesia Terancam Punah
    Mendikbud, Muhadjir Effendy. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta:  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta agar bahasa lokal segara diserap menjadi bahasa daerah.  Hal tersebut menjadi langkah untuk menyelematkan bahasa lokal dari kepunahan.

    "Untuk mengindari itu harus ada upaya kita untuk menarik ke tingkat yang lebih tinggi ke bahasa daerah dari bahas minor kalau bisa jadi bahasa daerah," ujar Muhadjir usai meresmikan seminar leksikografi Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 September 2019.

    Ia mencontohkan, di Indonesia timur seperti Papua memiliki banyak bahasa lokal yang belum terserap menjadi bahasa daerah. Pihaknya mendorong Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan segera melakukan penyerapan bahasa lokal ke daerah.

    "Rata-rata bahasa lokal bahasa minor sangat terbatas kosakatanya, itu harus diselamatkan dengan menarik menjadi bahasa daerah," tuturnya.

    Salah satu penyerapan bahasa lokal menjadi bahasa daerah sudah banyak terjadi di Jawa yang kerap digunakan mayoritas masyarakat Indonesia. "Dulu itu sebelum bahasa Jawa ada bahasa daerah, ada bahasa lokal, bahasa minor akhirnya menjadi dialeg," ujar mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

    Lebih lanjut, Muhadjir menilai ancaman kepunahan bahasa lokal dapat diminimalisir oleh peran tenaga ahli leksikografi. Profesi tersebut memiliki tugas dalam menyusun kamus. 

    "Menyiapkan tenaga ahli dalam leksikrografi ini diperlukan untuk mengimbangi dan mempercepat kompilasi juga kodifikasi terhadap bahasa-bahasa yang sekarang masih menjadi bahasa lisan di kalangan penduduk kita," jelasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id