FKUI Ditunjuk Jadi Koordinator Riset Sel Punca

    Cindy - 17 Desember 2019 22:05 WIB
    FKUI Ditunjuk Jadi Koordinator Riset Sel Punca
    Peresmian Pusat Produksi Sel Punca dan Produk Metabolit Nasional. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta:  Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Salemba ditunjuk sebagai koordinator riset nasional sel punca. Mandat itu diberikan karena hasil riset FKUI dinilai beragam dan bermanfaat bagi masyarakat. 

    "Tempat lain juga melakukan penelitian yang sama tapi hanya sebatas untuk sel anti-aging. FKUI bisa untuk pengobatan berbagai macam penyakit," ucap Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Desember 2019. 

    Bambang melanjutkan, sejumlah periset di berbagai universitas tak berkompetisi dalam pengembangan riset sel punca. Mereka akan fokus mengembangkan riset untuk inovasi pengobatan lainnya. 

    "Tentunya kita akan fokus setiap center itu melakukan penelitian yang berbeda, saling memperkuat yang sebelumnya ada," katanya. 

    Bambang menyoroti hasil riset FKUI yang telah berkembang pesat. Bahkan kini sudah meresmikan Pusat Produksi Sel Punca dan Produk Metabolit Nasional

    Laboratorium pusat produksi itu dipercayakan kepada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Masyarakat sudah bisa mendapatkan pengobatan untuk penyakit tertentu.

    Sementara itu, Kepala UPT Teknologi Kedokteran Ismail Hadisoebroto menjelaskan, produk sel punca yang telah diteliti sudah dapat dilakukan pengobatannya. Seperti pengapuran sendi, defek tulang, kelumpuhan, anti-aging dan kebotakan. 

    "Itu yang mau kita daftarkan. Itu sudah kita teliti sudah dipublikasikan sudah nyata hasilnya. Itu jadi produk," ungkap Ismail. 

    Ismail mengaku harga dari pengobatan sel punca tersebut beragam. Tergantung dari macam penyakit dan jumlah sel yang digunakan dalam pengobatan. 

    "Pengapuran sendi lutut butuh 10 juta sel jadi Rp 22 juta misalnya. Keparahannya berbeda jumlah selnya juga berbeda," ujarnya. 




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id