comscore

Pelajar Indonesia Unjuk Kebolehan Tari Saman Hingga Poco-poco di Pesta Rakyat Herouville St Clair

Renatha Swasty - 25 Mei 2022 15:21 WIB
Pelajar Indonesia Unjuk Kebolehan Tari Saman Hingga Poco-poco di Pesta Rakyat Herouville St Clair
Pelajar Indonesia unjuk kebolehan di pesta rakyat Herouville St Clair. DOK Kemendikbudristek
Jakarta: Herouville St Clair di Provinsi Normandia, Prancis, kembali menggelar pesta rakat dunia atau fête des communautés setelah vakum dua tahun akibat pandemi covid-19. Pesta rakyat ke-42 ini menampilkan sejumlah pertunjukan.  

Asosiasi Pelajar Indonesia turut berpartisipasi pada pesta rakyat yang digelar di Kastil Beauregard, Minggu, 22 mei 2022 itu. Berbagai karya tradisional dan informasi tentang Indonesia di stan bernomor 28 ditampilkan pelajar.
Pelajar Indonesia juga unjuk kebolehan dalam pertunjukan Tari Saman yang berasal dari Provinsi Aceh. Ribuan pengunjung yang memadati halaman kastil menyambut hangat pertunjukan pelajar Indonesia. 

Kemudian, pelajar melanjutkan penampilan Tari Poco-poco diikuti pengunjung dengan antusias. Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Paris, Warsito, yang hadir mendampingi pelajar menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Rodolphe yang selalu memberi kesempatan kepada pelajar Indonesia untuk berpartisipasi dalam pesta rakyat. 

Warsito menyebut pesta rakyat berlangsung sangat meriah. Pesta rakyat dimulai pukul 11.00 dan berakhir pukul 19.00 waktu setempat.

“Dalam pesta rakyat ini, tidak hanya menampilkan seni budaya dari berbagai negara, namun juga menawarkan berbagai kuliner,” kata Warsito dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 Mei 2022. 

Warsito juga berbincang tentang peluang Indonesia menjadi tamu undangan kehormatan pada pesta rakyat mendatang. Sehingga, menjadi ikon pelaksanaan pesta rakyat internasional.

Sebelum mendampingi penampilan pelajar di panggung, Warsito juga mendapat undangan wawancara dari radio TSF98, salah satu saluran radio FM terbesar di Normandia. Warsito mengulas banyak tentang keragaman budaya di Indonesia.

“Indonesia memiliki lebih dari 718 bahasa daerah dan juga 1.300 lebih etnik berbeda. Keutuhan Indonesia tetap terjaga yaitu dengan semboyan Bineka Tunggal Ika dan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia,” ucap Warsito. 

Baca: Jelang Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah, Peserta Dapat Pembekalan Cagar Budaya Hingga Astonomi
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id