comscore

FRI: Rektor Masih Silang Pendapat Soal Permendikbudristek PPKS

Ilham Pratama Putra - 13 Januari 2022 18:47 WIB
FRI: Rektor Masih Silang Pendapat Soal Permendikbudristek PPKS
Ketua FRI, Panut Mulyono. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Jakarta: Pimpinan perguruan tinggi diminta untuk membentuk satgas Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual (PPKS) sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) nomor 30 tahun 2021. Namun ternyata, para rektor masih belum satu suara soal isi Permendikbudristek tersebut.


Permendikbudristek tersebut berisi tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di lingkungan perguruan tinggi.  Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Panut Mulyono mengatakan, bahwa masih terdapat silang pendapat soal isi Permendikbudristek PPKS di kalangan rektor.
Utamanya pada klausul dengan persetujuan korban yang dinilai melegalkan tindakan asusila.

"Kalau Forum Rektor Indonesia (FRI) itu karena kita mewadahi semua perguruan tinggi ada negeri dan swasta. Masih ada perbedaan dalam penerimaan dari Permendikbudristek itu," kata Ketua FRI, Panut Mulyono di sela-sela Anugerah Diktiristek, di gedung Kemendikbudristek, Jakarta, Kamis 12 Januari 2022.

Namun secara substansi seluruh rektor yang tergabung dalam FRI mendukung Permendikbudristek tersebut. Hanya saja memang menurut sebagian rektor klausul persetujuan korban mesti dikaji lebih lanjut.

"Jadi ada pandangan jika ada persetujuan tetap tidak boleh, karena melanggar kode etik kesusilaan. Kode etik mahasiswa dan dosen tidak boleh asusila. Yang lebih jauh lagi melanggar KUHP," ungkapnya.

Baca juga:  Hanya 33% Masyarakat Tahu Permendikbudristek PPKS, Ini Respons Nadiem

Namun Ia berharap, silang pendapat itu tak menghalangi pembuatan satgas di kampus. Satgas itu menurutnya akan menjadi praktik baik dalam mengawasi tindak PPKS di perguruan tinggi.

"Kita buat dulu saja. Harapannya dengan berbagai praktik yang di lapangan, apakah dengan komposisi itu yang kurang pas perlu diubah menjadi pertimbangan kami. Nanti sambil berjalan kita harus melakukan penilaian dari implementasi Permendikbudristek," tutup dia.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id