Keren, ITS Borong Medali di AISEEF 2021

    Citra Larasati - 24 Februari 2021 22:07 WIB
    Keren, ITS Borong Medali di AISEEF 2021
    Raihan medali ITS di ajang AISEEF 2021.



    Jakarta:  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memborong 13 medali sekaligus dua penghargaan spesial pada ajang ASEAN Innovation Science and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021 gelaran Indonesian Young Scientist Association (IYSA) 2021.

    Adapun ke-13 medali yang dibawa pulang oleh tim ITS terdiri dari delapan medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu yang terbagi ke dalam empat kategori. Keempat kategori tersebut merupakan kompetisi yang menjadi kualifikasi utama dalam AISEEF 2021 dengan rincian yakni kategori Innovative Science, Environmental Science, Entrepreneur, dan Social Science.






    Lebih rinci, penerima medali emas dalam ajang AISEEF 2021 didapatkan oleh Tim Coated Carbon Rod, Tim Environment and Human Safety Surveillance, Tim Sex Education Game (XEGA), Tim Dye Sensitized Smartphone Waste Environmental Solar Panel (D-ETALON), Tim Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA), Tim Filtration Bottle for Groundwater (FILBO), Tim E-Keramba, dan Tim Sustainable Storage Fish for Fisherman (STANTOFISH).

    Sementara itu, untuk medali perak dibawa pulang oleh Tim the Utilization of Sagu Extract, Shrimp Shell Waste, and Guava Seed Leaf, dan Tim Global Millennial Group. Sedang medali perunggu disumbangkan oleh Tim Utilization of Thorium Small Molten Salt Reactor, Tim Karuna, dan Tim evOlution.

    Baca juga:  Lulus Saat Pandemi, Ini Wejangan Rektor untuk Wisudawan UGM

    Tidak hanya ketiga jenis medali yang berhasil diraih, tim AISEEF dari ITS juga berhasil menyumbang penghargaan spesial berupa IYSA Special Award kepada Tim Coated Carbon Rod dan Special Award Malaysia Innovation, Invention, and Creativity Association (MIICA) kepada Tim ARCADIA.

    “Hampir setiap tahunnya, tim mahasiswa ITS pasti menyumbang (medali) emas, dan medali emas biasanya lebih banyak daripada medali perak atau perunggu,” ungkap Kepala Departemen Aktuaria ITS sekaligus salah satu dewan juri AISEEF 2021, Soehardjoepri, Rabu, 24 Februari 2021.

    Djoepri pun sempat menyebut terkait peran dosen pembimbing yang tidak kalah berjasa dalam pencapaian yang didapatkan mahasiswanya.  Dengan demikian, inovasi dan kreativitas yang diberikan mahasiswa dalam ajang AISEEF 2021 sudah berada di atas rata-rata karena andalnya dukungan dari para pembimbing di ITS.

    Dalam AISEEF 2021 ini diikuti oleh 450 tim dari 19 negara di dunia yaitu Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Sudan, Hong Kong, Filipina, Yaman, Brazil, Turki, Macau, Meksiko, Thailand, Macao, Iran, Nepal, Mesir, Irak, dan Azerbaijan. Di sisi lain, dewan juri yang terlibat dalam penilaian terdiri dari 89 juri dari delapan negara berbeda yakni Indonesia, Turki, Iran, Polandia, Filipina, Sri Lanka, dan Nepal. Delapan di antara dewan juri tersebut merupakan perwakilan dari ITS. 

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id