Guru Pasrah Diminta PTM di Tengah Pandemi, Meski Tanpa Vaksinasi

    Ilham Pratama Putra - 07 Juni 2021 10:49 WIB
    Guru Pasrah Diminta PTM di Tengah Pandemi, Meski Tanpa Vaksinasi
    Ilustrasi. Foto: MI/Andri Widiyanto



    Jakarta: Pemerintah terus mendorong berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Namun aspek keselamatan seperti vaksinasi terhadap guru belum terpenuhi seluruhnya.

    Melihat hal tersebut Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zaenatul Haeri mengatakan guru tak bisa melawan keinginan pemerintah. Guru cenderung pasrah ketika diminta mengajar di tengah pandemi covid-19, meskipun tanpa vaksinasi yang memadai.

     



    "Memang atmosfernya pasrah," kata Iman dalam diskusi daring Nasib Guru Dengan Pandemi yang Tiada Kunjung Berakhir, dikutip Senin, 7 Juni 2021.

    Baca: Belajar Daring Tetap Jadi Alternatif Pendidikan Masa Depan

    Ia mengaku menyayangkan para guru tidak berani menolak pelaksanaan PTM. Sebab, guru seolah tak tahu seharusnya dapat memperjuangkan haknya untuk mengajar secara sehat dan aman.

    "Belum ada gerakan dari guru sendiri secara independen bahwa ini hak mereka terhindar dari virus," lanjutnya.

    Selain itu, kata dia, ada kemungkinan memang guru telah merasa kelelahan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun hal ini membuat guru lupa jika PTM terbatas juga belum tentu akan efektif.

    Dia menyatakan keputusan penyelenggaran PTM terbatas ada di tangan orangtua siswa. Ia berharap ada sikap bijak dari para orangtua terkait keputusan izin PTM. "Kami menemukan sebagaian hasil angket orang tua itu, sebagian besar tidak setuju diadakan tatap muka," tuturnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id