Rp514,2 Miliar Dikucurkan untuk Riset 11 PTNBH

    Ilham Pratama Putra - 26 Februari 2020 16:10 WIB
    Rp514,2 Miliar Dikucurkan untuk Riset 11 PTNBH
    Menristek/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro, di Hotel Century (26/2). Foto: Medcom.id/ Ilham Pratama.
    Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN), bakal mengucurkan Rp514,2 miliar untuk pendanaan riset.  Dana tersebut bakal dialirkan khusus untuk Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

    "Pendanaan ini merupakan bagian dari dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Tahun 2020 sebesar Rp1,4 triliun yang telah diluncurkan pada 27 Januari 2020 lalu," kata Menristek, Bambang Brodjonegoro, di Hotel Century, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020.

    Bambang menjelaskan, dana penelitian untuk PTNBH sebesar Rp514,2 miliar itu, merupakan 36 persennya dari total BOPTN.  Anggaran Rp1,4 Triliun nantinya masih akan dibagi lagi untuk penelitian PTN non-Badan Hukum dan PTS sebesar Rp830,8 milar atau 58 persen.

    "Selanjutnya, dana pengabdian masyarakat untuk PTN dan PTS sebesar Rp89,7 miliar atau 6 persen," ujarnya.

    Besaran dana penelitian untuk PTNBH ini diberikan kepada 11 PTNBH yang dipilih berdasarkan kinerja penelitiannya.  Sebanyak 11 PTNBH itu di antaranya, Universitas Indonesia sebesar Rp70 miliar, Institut Teknologi Bandung (ITB) sebesar Rp65,8 miliar, Universitas Gadjah Mada (UGM) Rp64,6 miliar, Universitas Diponegoro Rp48,5 miliar, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan jumlah yang sama, Rp48,5 miliar.

    Selanjutnya, Universitas Airlangga (Unair) Rp42,5 miliar, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Rp42 miliar, Universitas Padjadjaran Rp40,7 miliar, Universitas Hasanuddin Rp37,9 miliar, Universitas Pendidikan Indonesia Rp28,2 miliar, dan Universitas Sumatera Utara Rp24,1 miliar.

    Bambang menyebutkan, mulai 2020 urusan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk perguruan tinggi akan dikelola oleh Kemenristek/BRIN.  PTNBH diberikan keleluasaan untuk mengelola dana penelitian yang diberikan.

    "Sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas penelitian dan terus meningkatkan daya saing internasionalnya menuju World Class University dan mampu menghilirisasi hasil penelitian menjadi produk-produk inovasi,” jelas Bambang.

    Penelitian diarahkan kepada sepuluh bidang fokus yang ada dalam Prioritas Riset Nasional. Yaitu Kesehatan dan Obat (31persen), Sosial Humaniora (19 persen), Pangan dan Pertanian (15 persen), Material Maju (11 persen), Energi dan Energi Terbarukan (7 persen), Teknologi Informasi dan Komunikasi (5 persen), Kebencanaan (5 persen), Pertahanan dan Keamanan (3 persen), Kemaritiman (3 persen), dan Transportasi (2 persen).  

    Sedangkan berdasarkan tingkat penelitiannya, dana tersebut dibagi menjadi Penelitian Dasar sebesar Rp258,2 miliar, Penelitian TerapanRp161,1 miliar, Penelitian Pengembangan Rp21,4 miliar, dan Peningkatan Kapasitas Dosen Rp69,2 miliar.

    Plt. Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati menjelaskan, penerima pendanaan penelitian untuk PTNBH tahun 2020 ini meliputi 4.014 proposal.  "Jumlah itu setelah pihaknya melakukan seleksi dari 5.613 proposal," kata Dimyati.

    Khusus untuk PTNBH, seleksi proposal penelitian dan anggarannya dikelola secara mandiri oleh PTNBH, namun tetap dalam koordinasi dan pengawasan Kemenristek/BRIN. Pengajuan proposal penelitian tetap dilakukan melalui laman Simlitabmas (Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) berdasarkan beberapa skema pendanaan penelitian, yaitu Penelitian Kompetitif Nasional (PKN), Penelitian Desentralisasi, dan Penelitian Penugasan.

    Pada kesempatan yang sama dilaksanakan juga penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Tahun 2020. Acara ini dihadiri oleh 117 Kepala Lembaga PPM Perguruan Tinggi dan 14 Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi.


    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id