PTKIN Diminta Lakukan Transformasi Institusi, Digital, dan Internasionalisasi

    Antara - 25 Oktober 2021 10:38 WIB
    PTKIN Diminta Lakukan Transformasi Institusi, Digital, dan Internasionalisasi
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah



    Solo: Kementerian Agama (Kemenag) meminta kepada seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk melakukan transformasi institusi, digital dan internasionalisasi secara masif. Transformasi tiga hal ini dinilai penting demi mengembangkan eksistensi PTKIN.

    Hal ini disampaikan Direktur PTKIN Kemenag Amin Suyitno pada acara welcome dinner para intelektual muslim dan pimpinan PTKIN se-Indonesia dalam kegiatan Annual Internasional Conference on Islamic Studies (AICIS) XX 2021.

     



    "Kalau belum bertransformasi kelembagaan/institusi, sudah harus berani bertransformasi digital. Kalau belum, maka sudah berani transformasi internasionalisasi," kata  di Solo, mengutip Antara, Senin, 25 Oktober 2021.

    Suyitno menerangkan perubahan bentuk kelembagaan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), kemudian dari IAIN bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) menjadi bukti nyata transformasi institusi.

    "Tapi pekerjaan rumahnya, betulkah kita sudah bertransformasi yang sesungguhnya ? Atau baru perubahan nama," ungkap Suyitno.

    Baca: AICIS 2021 Bahas Reaktualisasi Fikih dan Kebijakan Publik di Era Global

    Suyitno mengajak PTKIN untuk introspeksi kembali. Jangan-jangan, kata dia, transformasi yang dilakukan baru sekada perubahan nama. Suyitno menekankan, PTKIN harus berani melakukan transformasi digital, walaupun belum bertransformasi dalam perubahan bentuk kelembagaan.

    Menurut dia, gelaran AICIS jadi salah stau bukti nyata bahwa PTKIN sudah masuk ke dunia digital. Dengan cukup menyentuh aplikasi playstore, semua kita bisa menggunakan, bisa mengakses, bisa terlibat aktif menjadi narasumber, peserta.

    "Ini contoh bahwa PTKIN sudah masuk ke dunia digital, dan itu sesuatu yang harus kita syukuri. Pertanyaannya kemudian, apakah ini hanya berhenti saja di sini atau tidak," ujarnya.

    Ia meminta kepada seluruh PTKIN agar mulai melakukan adaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan digital, dalam meningkatkan kualitas pelayanan akademik di masing-masing PTKIN.

    Semua PTKIN juga harus bertransformasi internasionalisasi atau menginternasionalisasi proses-proses dan pengembangan akademik, seperti kuliah berbasis learning management sistem dan berbasis digital.

    "Semua PTKIN berkesempatan yang sama untuk bisa bersama-sama menginternasionalisasi kelembagaannya dalam pelayanan dan pengembangan mutu akademik. Jadi tiga ini pekerjaan rumah kita bersama, jangan sampai tidak di salah satunya," ujarnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id