PTS Ilegal, Universitas Painan Diduga Palsukan SK Mendikbud

    Ilham Pratama Putra - 29 April 2021 14:44 WIB
    PTS Ilegal, Universitas Painan Diduga Palsukan SK Mendikbud
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah



    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkap profil Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang diduga ilegal berada di Tangerang, Banten. PTS tersebut bernama Universitas Painan, dan memiliki lima Surat Keputusan (SK) Menteri palsu terkait izin operasional PTS.

    "Perguruan Tinggi Swasta yang melakukan pemalsuan itu menamakan diri Universitas Painan," kata Ahli Biro Hukum Kemendikbud Polaris Siregar dalam konferensi pers daring, Kamis 29 April 2021.






    Sebetulnya, kata Polaris, universitas itu sendiri belum pernah ada. Tapi pemalsuan izin yang dilakukan tentu merupakan tindak pidana.

    "Tapi itulah yang mereka coba palsukan izinnya, berkedudukan di Tangerang, ini yang sedang dikerjakan oleh penyidik Polri, kita harapkan akan lebih cepat terungkap, agar terang benderang siapa yang harus bertanggung jawab," ujar Polaris.

    Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti), Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani memerinci lima SK palsu tersebut. Pertama, pihak Universitas Painan memalsukan SK Mendikbud mengenai izin perubahan nama dan lokasi salah satu PTS yang berlokasi di Jawa Timur ke Banten.

    Baca: Kasus PTS Ilegal, Kemendikbud Beberkan Isi 5 SK Mendikbud Palsu

    SK Mendikbud palsu yang kedua mengenai izin pembukaan prodi akuntansi untuk jenjang Sarjana. Izin palsu itu diduga dilakukan oleh PTS di Banten tersebut.

    "SK Mendikbud mengenai izin pembukaan prodi kenotariatan jenjang magister pada salah satu PTS di Banten," terangnya.

    Selanjutnya, SK Mendikbud mengenai izin prodi Ilmu Hukum jenjang Doktor pada PTS di Banten. Kelima, SK Mendikbud mengenai izin penggabungan dua sekolah tinggi menjadi universitas di Banten.

    "Yang sangat luar biasa adalah, kelima SK tersebut adalah tiga PTS yang saling berafiliasi satu sama lain," jelas dia.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id