comscore

Nadiem Curhat Proses Penyusunan Permendikbudristek PPKS

Ilham Pratama Putra - 10 Januari 2022 16:12 WIB
Nadiem Curhat Proses Penyusunan Permendikbudristek PPKS
Mendikbudristek Nadiem Makarim. Tangkapan layar. Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Jakarta: Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permendikbudristek PPKS) diluncurkan pada November 2021. Regulasi ini hadir bertujuan mengentaskan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Mendikbudristek Nadiem Makarim menuturkan bahwa dalam penyusunannya Permendikbudristek ini memakan waktu sampai 1,5 tahun. Kebijakan ini dirancang melalui diskusi dan kajian bersama para pakar.
"Proses penyusunan peraturan ini cukup panjang. Kami di Kemendikbudristek tak bekerja sendirian. Kira-kira selama 1,5 tahun kami ngumpulin data, diskusi internal," kata Nadiem dalam webinar Sikap Publik terhadap RUU TPKS dan Peraturan Menteri tentang Pencegahan Kekerasan Seksual, Senin 10 Januari 2022.

Ia mengaku pihaknya juga mengadakan puluhan kali diskusi proses uji publik dan harmonisasi melibatkan perguruan tinggi, kementerian/lembaga. Termasuk juga jaringan masyarakat sipil yang biasa menerima laporan kasus dan mendampingi korban kekerasan seksual.

Baca: Tahun Ini, Nadiem Minta Semua Kampus Punya Satgas PPKS

Namun dalam perjalanannya, Nadiem menyebut Permendikbduristek ini mendapatkan kritikan dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah soal frasa yang dinilai memperbolehkan zina.

"Seperti yang diketahui bersama, setelah kami mengesahkan permen, muncul banyak respons dari masyarakat. Juga dari berbagai pemangku kepentingan," tuturnya.

Agar regulasi ini berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, Nadiem mengatakan bahwa Kemendikbudristek terus terbuka untuk menerima masukan. Bahkan, pihaknya juga melakukan kunjungan untuk mendapat perspektif lain soal hal tersebut.

"Sampai hari ini kami terus menerima masukan sebagai bahan pertimbangan kami ke depan bagaimana peraturan ini mendorong pendidikan yang merdeka dari kekerasan seksual," pungkasnya.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id