Ketahanan Membaca Indonesia Lebih Baik dari Amerika

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 09 Desember 2019 13:22 WIB
    Ketahanan Membaca Indonesia Lebih Baik dari Amerika
    Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta:  Global English Editing 'World Reading Habits 2018' merilis, Indonesia berada di peringkat ke-16 dunia sebagai negara dengan ketahanan lama membaca.  Orang Indonesia rata-rata menghabiskan 6 jam 15 menit waktu membaca setiap minggunya.

    "Kita bahkan lebih baik dari Jerman dan Amerika," kata Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando, di Auditorium Perpusnas RI, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.

    Namun menurutnya, ini bukan menggambarkan kompetensi membaca masyarakat Indonesia, namun hanya sebagai parameter awal. Ia menjelaskan, tingkat selanjutnya adalah penerapan apa yang didapatkan dari subjek yang dibaca dalam kehidupan sehari-hari. 

    Apalagi, Presiden Joko Widodo ingin kompetensi membaca masyarakat Indonesia mencapai level menciptakan.  Namun sayangnya, berdasarkan laporan PISA 2018, kompetensi membaca Indonesia hanya berada di tingkat dua alias dasar, atau hanya memahami yang ada di teks.

    "Maka kita katakan membaca tidak sekadar mengenal kata, mengenal huruf, mengenal kalimat, menyelesaikan bab 1, bab 2, bab 3, dan 4 seperti yang selama ini diajarkan.  Tetapi bagaimana bisa mengimplementasikan ilmu yang didapatkan dalam bentuk kehidupan sehari-hari," terangnya.

    Untuk itu, ia setuju dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan mereformasi sistem pendidikan nasional. Menurutnya itu relevan dilakukan dengan kondisi sekarang.

    "Sekarang sangat relevan untuk mereformasi sistem pembelajaran, guru dan dosen harus belajar dan kita yang akan mengawali perubahan mereka," terang Syarif.

    Ia menjelaskan, Perpusnas sudah melakukan gerakan untuk mengawali perubahan tersebut. Dengan mendigitalisasikan Perpusnas sehingga mudah diakses, kemudian mengubah paradigma bahwa perpustakaan bukan hanya me-manage koleksi tapi dia juga harus me-manage knowledge

    "Yang pasti adalah mentransfer knowledge," tegasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id