Dana BOS

    PGRI Minta Syarat NUPTK Dihapus

    Ilham Pratama Putra - 17 Februari 2020 18:36 WIB
    PGRI Minta Syarat NUPTK Dihapus
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta:  Guru honorer penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) wajib memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebelum 31 Desember 2019. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta syarat tersebut dihapus, karena dinilai terlalu memberatkan bagi guru honorer.

    Ketua PB PGRI Masa Bakti XXI Didi Suprijadi mengatakan, banyak guru honorer yang hingga saat ini belum menerima NUPTK. Salah satu kendalanya adalah lambatnya pengurusan dan keluarnya NUPTK dari Pemerintah Daerah.

    "Kedua syaratnya mesti lima tahun mengajar dulu. Kalau dengan Dapodik saja saya rasa itu sudah cukup," kata Didi di Jakarta, Sabtu 15 Februari 2020.

    Data guru di Dapodik sendiri dapat muncul setelah dua tahun mengajar.  Dalam artian lebih cepat daripada harus menunggu NUPTK

    "Sebetulnya mungkin dikiranya supaya tidak ada yang liar. Tapi kan sebenarnya sudah cukup dengan dapodik saja. Tidak bakal kemana-mana itu. Karena di dapodik sudah jelas, ngajarnya, mata pelajarannya, sudah jelas ijazahnya," lanjut pembina Federasi Guru dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FGTHSI).

    Untuk itu dia menyarankan kepada pemerintah untuk menghapus syarat NUPTK.  Untuk Kemendikbud dia beranggapan bisa menghapus NUPTK pada Permendikbud nomor 8 tahun 2020 yang baru dikeluarkan sepekan lalu itu.

    Selebihnya, dia sepakat dengan kebijakan tentang penyaluran dana BOS itu. Terlebih ada upaya minimalisir tindak pidana korupsi ketika sekolah wajib transparan dalam penggunaan dana BOS.

    "Terlebih sekarang juga bisa fleksibel kan. Sekolah tidak lagi dipatok harus beli apa. Artinya bisa belanja dana BOS sesuai kebutuhan sekolah.  Sekolah yang satu dengan sekolah lain kebutuhannya kan berbeda," pungkas dia.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id