Praktisi: Era Televisi Digital Angin Segar Bagi Laboratorium TV Kampus

    Citra Larasati - 08 Oktober 2020 11:40 WIB
    Praktisi: Era Televisi Digital Angin Segar Bagi Laboratorium TV Kampus
    CEO Media Group, Mirdal Akib. Foto: Dok. UI
    Jakarta:  Revolusi tengah terjadi di industri penyiaran, ditandati dengan masuknya era televisi digital yang dapat membuat jumlah televisi lebih banyak dari sebelumnya.  Kondisi ini dapat menjadi angin segar bagi perkembangan laboratorium televisi di kampus-kampus untuk dapat lebih berperan dalam dunia penyiaran.

    CEO Media Group, Mirdal Akib menjelaskan bahwa ke depan akan ada revolusi di industri penyiaran. Hal ini merupakan kesempatan bagi laboratorium TV kampus seperti yang dimiliki Vokasi UI untuk dapat turut masuk dan berperan. 

    Menurut Mirdal, masuknya sistem televisi digital menjadi kabar baik untuk sivitas akademika di kampus, terutama di Vokasi UI karena TV akan hadir dalam jumlah yang lebih banyak. Dengan migrasi ke digital, Laboratorium TV Vokasi UI akan berpeluang berubah menjadi TV digital terestrial. 

    "Cukup dengan mengikuti proses, menentukan genre dan kemudian bisa menyewa frekuensi, hingga akhirnya dapat siaran,” ujar Mirdal dalam Bincang Industri bertajuk 'Tantangan SDM Vokasi di Era 4.0 Pascapandemi Covid-19' yang digelar Universitas Indonesia (UI), dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Baca juga:  Nadiem Minta Guru Manfaatkan Pandemi Sebagai Laboratorium

    Mirdal juga menyebutkan, bahwa industri media mengalami disrupsi besar. Sekarang konten bisa disampaikan melalui berbagai platform. 

    "Masyarakat kini mampu membuat channel dan tayangan secara mandiri, sementara dulu, hal tersebut adalah luxury perusahaan TV," terangnya.

    Untuk itu, kata Mirdal, generasi yang akan bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi dengan perubahan. "Anak muda yang akan memasuki dunia kerja adalah mereka yang memiliki kompetensi dan karakter kuat dan dapat menyesuaikan dengan perubahan,” ujar Mirdal.

    Direktur Vokasi Universitas Indonesia (UI), Sigit Pranowo Hadiwardoyo menambahkan, bahwa Vokasi UI telah menerapkan kurikulum 321, yaitu mahasiswa selama 3 semester belajar di kampus, 2 semester belajar di industri dan satu semester magang. Selain itu, Vokasi UI juga membekali mahasiswa dengan sertifikat kompetensi.

    “Kami juga secara regular melibatkan industri dalam pembaruan kurikulum. Kedekatan dengan industri telah menunjukkan hasil seperti lulusan Vokasi UI mampu terserap kurang dari tiga bulan setelah wisuda," terangnya.

    Sebagai bentuk kemitraan untuk menjawab tantangan pada sektor industri media, Vokasi UI telah menjalin kerja sama dengan Media Group dalam bentuk kemitraan penyediaan laboratorium TV dan Magang di kampus UI Depok.

    "Kolaborasi ini sejalan dengan upaya Vokasi UI untuk memperkuat link and match antara perguruan tinggi dengan industri," terang Sigit. 

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id