3 Program Ini Dinilai Paling Berhasil Bantu Pendidikan di Masa Pandemi

    Arga sumantri - 29 April 2021 20:29 WIB
    3 Program Ini Dinilai Paling Berhasil Bantu Pendidikan di Masa Pandemi
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah



    Jakarta: Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) memotret respons publik terkait program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama masa pandemi covid-19. Ada tiga program bantuan pendidikan yang dinilai paling berhasil.

    Direktur Eksekutis ASI Ali Rif'an membeberkan, 17,2 persen responden memilih bantuan kuota data internet Gratis. Lalu, 15,5 persen memilih relaksasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan pembiayaan sekolah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) 11,2 persen. 






    "Ini merupakan program Kemendikbud yang dinilai publik paling berhasil," kata Ali melalui keterangan tertulis, Kamis, 29 April 2021.

    Selanjutnya, 9,6 persen responden memilih Bantuan Subsidi Upah, 8,9 persen Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak, dan 6,0 persen memilih Program Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) 2021.

    Baca: Survei: 75,8% Publik Setuju PTM Segera Dilakukan

    Program Kampus Merdeka dipilih 5,7 persen responden. Lalu, mengganti Ujian Nasional (UN) jadi Asesmen Kompetensi Minimum dipilih 5,5 persen, dan Digitalisasi Sekolah 5,1 persen. Disusul program Belajar Dari Rumah (BDR) 3,8 persen, revitalisasi pendidikan vokasi 2,6 persen, Bangun Kualitas Manusia Indonesia (Bangkit) 1,6 persen, serta program Guru Belajar dan Berbagi 2021, 1,2 persen.

    Ali mengatakan, 54,8 persen publik menilai berbagai program inovasi Kemendikbud itu cukup menjawab tantangan pendidikan selama masa pandemi. Sementara 26,1 persen responden mengatakan tidak cukup menjawab tantangan pendidikan selama masa pandemi. 

    "Adapun 19,1 persen mengaku tidak tahu atau tidak jawab," ucap Ali.

    Survei dilaksanakan pada 21-25 April 2021 di 34 provinsi di Indonesia. Metode yang dilakukan dengan cara telesurvei, yaitu responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner. 

    Metode penarikan sampel yakni Multistage Random Sampling. Survei melibatkan 1.000 responden dengan margin of error sekitar 3,1 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id