Vokasi UI Tawarkan Prodi yang Siap Hadapi Industri Kreatif

    Arga sumantri - 29 Juni 2020 14:53 WIB
    Vokasi UI Tawarkan Prodi yang Siap Hadapi Industri Kreatif
    Direktur Vokasi UI, Sigit Pranowo Hadiwardoyo dan Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Vokasi UI, Priyanto di studio Metro TV. Foto: Istimewa
    Jakarta: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menawarkan sejumlah program studi jenjang ahli madya, yakni Periklanan Kreatif, Hubungan Masyarakat, Penyiaran Multimedia, dan Pariwisata. Keempatnya mempelajari sejumlah aspek pada sub sektor industri kreatif sebagaimana ditetapkan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf). 

    "Di antaranya desain, videografi, fotografi, televisi dan radio, periklanan, serta seni budaya," kata Direktur Vokasi UI, Sigit Pranowo Hadiwardoyo, melalui siaran pers, Senin, 29 Juni 2020. 

    Sigit menerangkan, penerimaan mahasiswa baru vokasi UI telah dibuka pada 19 Juni hingga 19 Juli 2020 dan dilakukan secara daring melalui laman penerimaan.ui.ac.id. Siswa-siswi dari SMA/SMK atau sederajat diperkenankan mengikuti seleksi masuk Vokasi UI.

    Sigit menambahkan, industri kreatif merupakan sektor berbasis daya cipta dan kreasi yang tidak memiliki batas. Vokasi UI ingin menjawab kebutuhan negeri dengan memfasilitasi mahasiswa dengan keunggulan tenaga pengajar, fasilitas penunjang yang mumpuni, serta jaringan dengan pihak industri, pemerintah, maupun komunitas yang kuat. 

    "Berkuliah di Vokasi UI akan membuat para mahasiswa berkembang di dalam budaya pemikiran kritis, inovatif, serta kreatif. Para mahasiswa Vokasi UI juga akan mendapatkan pengalaman dan keterlibatan industri kehidupan nyata di sektor industri sesuai jurusannya," ungkapnya.

    Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Vokasi UI, Priyanto menjelaskan, lulusan dari keempat prodi tersebut semakin diminati seiring dengan perkembangan industri kreatif di Indonesia. Ia menyebut, pendaftar mencapai lebih dari 1.000 untuk masing-masing prodi setiap tahun . 

    "Sebagaimana kita ketahui, pemerintah sedang mendorong industri kreatif karena memiliki potensi yang sangat besar yang dapat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia ke depan," ujar Priyanto.

    Priyanto menuturkan, salah satu program studi yang erat kaitannya dengan industri kreatif ialah prodi Periklanan Kreatif. Kompetensi utama lulusan prodi ini adalah tenaga kerja hybrid yang terampil dan mumpuni mencakup kompetensi Account Executive, Strategic Planner, Creative, dan Media Planner

    "Lulusannya juga akan menjalani sertifikasi kompetensi perancangan strategis kreatif dan pembuatan iklan di lembaga sertifikasi profesi UI," kata Priyanto.

    Priyanto menambahkan, peluang berkecimpung di industri kreatif juga dimiliki oleh lulusan prodi Penyiaran Multimedia. Program studi ini disiapkan untuk mencetak ahli madya yang mampu melaksanakan operasional studio siaran radio dan televisi, serta pengembangan konten multimedia seperti YouTube dan platform lainnya. 

    Guna menunjang perkuliahan, Vokasi UI memiliki laboratorium praktik, antara lain vocast radio, studio TV, serta laboratorium komputer. Prodi ini disebut cocok untuk mereka yang suka bekerja di lapangan, seperti cameraman, video editor, penyiar/presenter, produser, switcher, dan peran lainnya dalam proses produksi konten multimedia.

    Baca: Kemendikbud Bentuk Forum Pengarah Vokasi

    Sementara itu, dalam prodi Humas, mahasiswa disiapkan untuk menguasai kompetensi sebagai humas officer di perusahaan/institusi, pemerintahan, lembaga nirlaba, PR consultant, juga di dunia industri hiburan (publicist). Mahasiswa dibekali kemampuan perencanaan dan evaluasi program kehumasan, pengelolaan event, audio visual untuk humas, marketing public relations, fotografi, kehumasan siber, hubungan dengan media, teknik penulisan humas, dan lain sebagainya. Sebelum lulus, mahasiswa program studi ini akan melalui sertifikasi kompetensi profesi humas di jenjang Public Relations Officer

    "Lulusan humas dari vokasi UI akan memiliki kepiawaian di dalam mengelola dan mempromosikan ragam subsektor di dalam industri kreatif," ujar Priyanto.

    Untuk prodi Pariwisata, kata dia, memiliki kompetensi-kompetensi utama di bidang perjalanan wisata dan bisnis event (MICE: Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Mahasiswa dilatih untuk mampu mengoperasikan usaha jasa perjalanan wisata, menerapkan konsep manajemen dalam kegiatan usaha pariwisata, dan menerapkan konsep pelayanan dalam melaksanakan kegiatan usaha pariwisata. 

    "Hal ini tentunya sangat terkait dengan sektor kuliner maupun seni budaya di industri kreatif," ujar Priyanto.

    Guna memperkuat kemampuan lulusan agar dapat match dengan industri, Vokasi UI juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah stakeholder, mulai dari asosiasi profesi, BUMN, instansi pemerintah, dan perusahaan swasta. Kerja sama tersebut meliputi penyusunan kurikulum, program magang, dosen profesional, hibah laboratorium, beasiswa, sertifikasi, pertukaran dosen dan mahasiswa, riset, serta pengabdian pada masyarakat. 

    "Dengan terjalinnya kerja sama dan jejaring yang luas, maka akan menghasilkan sumber daya lulusan dengan kompetensi yang baik, sehingga membuat lulusan Vokasi UI rata-rata terserap kerja dalam waktu 0-3 bulan," kata Priyanto.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id