Sivitas Akademika UI Laporkan Kader PKS ke Bareskrim

    Kautsar Widya Prabowo - 21 September 2020 19:43 WIB
    Sivitas Akademika UI Laporkan Kader PKS ke Bareskrim
    Sivitas akademika UI melaporkan kader PKS ke Bareskrim. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Sivitas Akademika Universitas Indonesia (UI) melaporkan legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf ke polisi. Muzzammil dinilai telah menyebarkan berita bohong ihwal pernyataannya dalam video terkait pakta integritas UI. 

    Kuasa hukum Sivitas Akademika UI, Soni Nainggolan menyebut pihaknya telah menyerahkan seluruh barang bukti terkait pelaporan kepada Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Muzzammil dianggap melanggar sejumlah aturan. 

    "Dugaan (pelanggaran) Pasal 27 ayat 3, Pasal 45 ayat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi Informasi (ITE) dan kami lapisi dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang kekuatan hukum pidana yang menimbulkan kegaduhan dan keonaran di internal dan eksternal UI," ujar Soni di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 21 September 2020.

    Salah satu bukti yang diserahkan berupa materi tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual. Bukti ini diberikan guna menepis pernyataan Muzammil yang menuding UI mengajarkan consensual sex atau seks dengan persetujuan antara mahasiswa dan mahasiswi.

    "Intinya UI melarang keras terjadi kekerasan seksual akan diberikan sanksi keras," jelasnya.

    Soni meyakini video paparan Muzzammil yang bertajuk 'Kupas Tuntas:Pakta Integritas UI dan Pendidikan Sexual Consent' telah dipersiapkan secara terstruktur, sistematis, dan masif. "Kita sudah analisis sepertinya sangat rapih. Videonya juga sangat rapi disiarkan jadi kan sudah ada persiapan," tuturnya.
     
     

    Menurut Soni, polisi memastikan laporan kliennya bakal ditindaklanjuti. Namun, nomor surat Laporan Polisi (LP) tanda laporan teregistrasi, kata Soni, baru akan diberikan besok.  "Berkas sudah di atas karena butuh waktu panjang, karena sekarang udah sore maka diputuskan besok kita LP sekaligus gelar perkara besok," tuturnya. 

    Sementara itu, Dosen Ilmu Politik FISIP UI Reni Suwarso menantang Muzzammil menujukkan bukti konkret ke polisi atas tudingannya tersebut. "Bukti mana. Saya hari ini sudah membawa semua bukti, saya berharapa pak Muzzammil datang dengan bukti-buktinya," kata Reni.

    Sivitas akademika UI mengecam pernyataan Muzammil terkait pakta integritas UI. Video pernyataan Muzammil bertajuk 'Kupas Tuntas: Pakta Integritas Universitas Indonesia dan Pendidikan Sexual Consent' dinilai bermuatan fitnah.

    Baca: Dinilai Fitnah UI, Sivitas Akademika Desak Rektor Perkarakan Kader PKS

    Sivitas akademika UI bahkan mendesak rektor dan jajaran pimpinan UI yang untuk memperkarakan Muzammil. Desakan ini termuat dalam surat resmi dari 12 perwakilan pengajar UI yang ditujukan kepada Rektor UI Ari Kuncoro, tertanggal 17 September 2020.

    Berikut bunyi pernyataan Muzzammil yang dipermasalahkan:
     
    "…pendidikan consensual sex, seks dengan persetujuan antara mahasiswa/ mahasiswi, seks yang dianggap tanpa kekerasan yaitu consensual sex (dengan persetujuan), dengan kesadaran, dianggap itu seks yang sehat yang sah. Dengan konsep Consensual Sex Barat maka itu bukan kekerasan. Saya kira ini sangat tidak patut untuk dikembangkan diajarkan kepada mahasiswa kita di mana pun berada di Indonesia ini…”

    (AGA)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id